Sidoarjo, GELORAJATIM.COM – Perbaikan jalan rusak di pintu keluar sisi timur Terminal Purabaya, Bungurasih, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo akhirnya rampung setelah sempat tertunda akibat cuaca hujan. Jalur yang sebelumnya dipenuhi lubang kini telah selesai dibeton dan mulai difungsikan kembali untuk dilalui bus antar kota.
Sejak Rabu (11/03/2026), bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) maupun Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) sudah mulai melintas secara fungsional di jalur tersebut. Pembukaan kembali jalur itu dilakukan setelah proses pengecoran rampung dan area sekitar lokasi dibersihkan.
Selama proses pengerjaan berlangsung, arus keluar bus dari Terminal Purabaya sempat dialihkan melalui pintu keluar sisi selatan. Pengalihan arus itu dilakukan untuk menjaga kelancaran operasional terminal sekaligus memberi waktu proses pengeringan beton.
Plt Pengawas Satuan Pelayanan Terminal Purabaya, Verie Sugiharto mengatakan, perbaikan jalan tersebut merupakan tindak lanjut dari kunjungan kerja Komisi V DPR RI yang sebelumnya meninjau kondisi akses terminal pada Februari lalu.
Menurutnya, perbaikan jalan dilakukan dengan dukungan dari Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kementerian Pekerjaan Umum yang memberikan bantuan untuk proses betonisasi di area pintu keluar terminal.
“Kemarin setelah ada kunjungan kerja Komisi V DPR RI pada Februari, alhamdulillah dapat bantuan dari BBPJN untuk perbaikan di ujung pintu keluar jalur AKAP dan AKDP itu,” ujar Verie Sugiharto kepada awak media, Kamis (12/03/2026).
Verie menjelaskan, ruas jalan yang diperbaiki memiliki panjang sekitar 225 meter. Betonisasi dilakukan untuk memperkuat struktur jalan yang setiap hari dilalui kendaraan berat, terutama bus dengan intensitas tinggi.
Awalnya pengerjaan betonisasi ditargetkan selesai pada Sabtu (07/03/2026). Namun target tersebut harus mundur karena cuaca hujan yang membuat proses pengeringan cor membutuhkan waktu lebih lama dari perkiraan.
Meski demikian, setelah kondisi memungkinkan dan area dibersihkan, jalur tersebut akhirnya dapat kembali difungsikan. “Setelah ada pembersihan. Rabu kemarin baru dibuka dan sudah bisa dilalui secara fungsional,” jelas Verie.
Ia menambahkan, proses pekerjaan masih menyisakan tahap perapian di beberapa bagian. Tahap finishing tersebut diperkirakan akan dilakukan dalam tiga hingga empat hari ke depan agar hasil betonisasi lebih rapi dan optimal.
“Nanti setelah kira-kira tiga sampai empat hari akan dirapikan,” tambahnya.
Verie juga menyebutkan bahwa perbaikan tidak hanya dilakukan pada badan jalan utama, tetapi hingga mendekati concrete barrier di ujung jalur keluar terminal agar struktur jalan lebih kuat menahan beban kendaraan berat.
“Sampai ke concrete barrier-nya kemarin dibeton, ujungnya,” katanya.
Dengan selesainya betonisasi ini, pihak pengelola terminal berharap kenyamanan pengguna jalan, khususnya pengemudi dan penumpang bus, dapat meningkat. Sebelumnya kondisi jalan yang berlubang kerap membuat kendaraan terguncang saat melintas di area tersebut.
“Setelah dicor harapannya yang jelas pengguna jalan, driver bus maupun penumpangnya nyaman, tidak terombang-ambing,” ujar Verie Sugiharto.
Selain memperbaiki kualitas jalan, pengelola terminal juga berencana melakukan rekayasa lalu lintas di area pintu keluar terminal. Langkah ini diambil untuk mengurangi kebiasaan bus berhenti atau ngetem di area tersebut.
“Nanti ada rekayasa lagi dari kami untuk mengupayakan tidak ngetem busnya di situ, di pintu keluar terminal. Meskipun di dalam concrete nanti kita lakukan lagi pemaksaan supaya bus itu jalan terus di situ dan memaksa penumpang untuk masuk di dalam terminal,” pungkasnya. (rif)
















