Sidoarjo, GELORAJATIM.COM – Penutupan akses penyeberangan di atas Pintu Air Rolak Songo mulai berdampak pada pola perjalanan warga yang biasa melintas dari wilayah Sidoarjo menuju Mojokerto maupun sebaliknya. Kondisi ini menyusul dimulainya pekerjaan renovasi Pintu Air Rolak Songo yang berlangsung selama lima bulan.
Akses yang menghubungkan Desa Mliriprowo, Kecamatan Tarik, Sidoarjo, dengan wilayah Mojokerto tersebut ditutup total mulai Selasa, 22 September 2026 hingga 7 Januari 2027. Selama pekerjaan berlangsung, kendaraan tidak diperbolehkan melintas sehingga masyarakat harus menggunakan sejumlah jalur alternatif.
Penutupan dilakukan karena adanya renovasi Pintu Air Rolak Songo yang berada di wilayah Desa Mliriprowo, Kecamatan Tarik, Sidoarjo, dan Desa Lengkong, Mojokerto. Polisi mengantisipasi dampak penutupan tersebut, terutama potensi kepadatan kendaraan pada jam berangkat dan pulang kerja.
Kapolsek Tarik AKP Musran mengatakan, personel kepolisian diterjunkan di sejumlah titik pengalihan arus untuk membantu mengatur lalu lintas sekaligus memberikan informasi kepada masyarakat yang belum mengetahui adanya penutupan akses tersebut.
“Setidaknya satu petugas akan ditempatkan saat jam berangkat dan pulang kerja. Jadi kendaraan diharap bisa mengikuti arahan petugas,” ujar Musran, Minggu (27/9/2026).
Bagi kendaraan dari arah Mliriprowo menuju Mojokerto, pengendara dapat menggunakan jalur alternatif melalui kawasan Tjiwi Kimia, kemudian menuju Kanigoro hingga Desa Kramattemenggung. Sementara pengendara sepeda motor dari wilayah Tarik dapat memanfaatkan jalur melalui Jembatan Tarik Kidul menuju Kuwatu, Mojokerto.
Sedangkan kendaraan roda empat diarahkan menggunakan Jalan Raya Mliriprowo-Jampiro dan selanjutnya melintasi Jembatan Bypass Mojokerto. Jalur tersebut dipilih karena memiliki akses jalan yang lebih lebar sehingga dinilai lebih sesuai bagi kendaraan roda empat.
“Untuk kendaraan roda empat, kami arahkan naik ke Jalan Raya Mliriprowo-Jampiro dan menyeberang lewat jembatan Bypass Mojokerto karena akses jalannya lebih lebar,” pungkasnya.
Polsek Tarik mengimbau masyarakat yang selama ini menggunakan akses Rolak Songo agar menyesuaikan rute perjalanan selama proses renovasi berlangsung. Pengendara juga diminta memperhatikan rambu, petunjuk pengalihan arus, serta arahan petugas di lapangan, khususnya pada jam sibuk, guna mengantisipasi terjadinya penumpukan kendaraan. (rif)
















