Sidoarjo, GELORAJATIM.COM – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-9 Radar Surabaya serta HUT ke-6 Radar Sidoarjo dan Radar Gresik berlangsung meriah di Vasa Hotel, Jalan HR Muhammad, Surabaya, Kamis (30/07/2026). Momentum tersebut sekaligus menjadi ajang penganugerahan Radar Surabaya Award 2026 kepada puluhan tokoh inspiratif dari berbagai bidang yang dinilai berkontribusi bagi kemajuan daerah.
Acara bergengsi tersebut dihadiri sejumlah tokoh nasional dan daerah, di antaranya Wakil Menteri Komunikasi dan Digital RI Nezar Patria, Anggota DPR RI Bambang Haryo Soekartono, Anggota DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Direktur Radar Surabaya, Radar Sidoarjo dan Radar Gresik Lilik Widyantoro, Pemimpin Redaksi Radar Sidoarjo Vega Arista, serta para kepala daerah, pimpinan instansi, pelaku usaha, dan tokoh masyarakat dari berbagai wilayah di Jawa Timur.
Puluhan penghargaan diserahkan kepada tokoh politik, kepala daerah, pimpinan lembaga, perusahaan, hingga figur inspiratif yang dinilai berhasil menghadirkan inovasi dan memberikan dampak positif bagi masyarakat. Suasana berlangsung hangat dan penuh apresiasi terhadap para penerima penghargaan.
Dalam sambutannya, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital RI, Nezar Patria, menegaskan bahwa media lokal memiliki peran strategis di tengah derasnya arus informasi di media sosial. Menurutnya, jurnalisme harus menjadi ruang penjernih informasi yang mampu menjaga kepercayaan publik.
“Jurnalisme adalah ruang penjernih informasi, ruang di mana informasi bisa dijaga dan kita percaya. Dulu bad news is good news, namun sekarang kita harus beralih ke good news is a good news,” ujar Nezar.
Salah satu penerima penghargaan yang menjadi perhatian adalah Kepala Desa Bringinbendo, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, H. Soleh Dwi Cahyono. Ia menjadi satu-satunya kepala desa dari wilayah Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik yang menerima penghargaan pada Radar Surabaya Award 2026.
Soleh menerima penghargaan sebagai Kepala Desa Inspiratif untuk Pembangunan Desa di Sidoarjo. Penghargaan tersebut diberikan atas berbagai inovasi yang berhasil diwujudkan selama memimpin Desa Bringinbendo, mulai dari keberhasilan pengelolaan TPS3R yang selama lima tahun tidak lagi mengirim sampah ke TPA Griyomulyo Jabon, pengembangan Lapangan Gelora Bringinbendo menjadi lapangan sepak bola berkualitas, pembangunan infrastruktur jalan desa, hingga kemajuan BUMDes Maju Jaya Makmur yang memiliki lima unit usaha produktif.
Usai menerima penghargaan, H. Soleh Dwi Cahyono menyampaikan rasa syukur sekaligus mengucapkan selamat atas hari jadi Radar Surabaya, Radar Sidoarjo, dan Radar Gresik. “Selamat hari jadi Radar Surabaya yang ke-9, Radar Sidoarjo dan Radar Gresik yang ke-6. Semoga ke depannya semakin jaya… jaya… jaya dan tetap jaya,” ucapnya.
Soleh menegaskan penghargaan tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen Desa Bringinbendo. “Saya berterima kasih atas penghargaan yang telah diberikan kepada saya. Penghargaan ini bukan hanya untuk saya, tetapi untuk seluruh warga Desa Bringinbendo, perangkat desa, lembaga desa, rekan-rekan media, dan seluruh pihak. Tanpa dukungan mereka saya bukan siapa-siapa dan tidak bisa apa-apa. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi saya untuk terus mengembangkan Desa Bringinbendo menjadi lebih baik dalam segala hal, terus mengabdi untuk desa tercinta” tegasnya.
Sementara itu, Direktur Radar Surabaya, Lilik Widyantoro, mengatakan Radar Surabaya Award merupakan bentuk apresiasi kepada individu maupun lembaga yang telah memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah. Menurutnya, kemajuan sebuah daerah hanya dapat diwujudkan melalui sinergi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, komunitas, media, dan masyarakat. Karena itu, Radar Surabaya berharap penghargaan tersebut dapat menjadi penyemangat bagi para penerima untuk terus menghadirkan inovasi dan menginspirasi banyak pihak. (rif)
















