Hari jadi
Pemerintah

Warga Sudah Cor Sendiri, Pemerintah Masih Diam soal Lubang Sedati Gede

561
×

Warga Sudah Cor Sendiri, Pemerintah Masih Diam soal Lubang Sedati Gede

Sebarkan artikel ini
Img 20260209 Wa0143
Lubang menganga dengan diameter sekitar 50 sentimeter dan kedalaman kurang lebih 25 sentimeter yang sangat membahayakan pengguna Jalan Raya Sedati Gede, menunggu tindakan dari Instansi terkait
Info Iklan hubungi 085183255578

Sidoarjo, GELORAJATIM.COM – Ancaman kecelakaan lalu lintas menghantui pengguna Jalan Raya Sedati Gede, Kecamatan Sedati, Sidoarjo, akibat sebuah lubang besar yang tak kunjung diperbaiki. Kerusakan jalan tersebut telah memicu keresahan warga dan pengendara yang melintas setiap hari.

Lubang menganga dengan diameter sekitar 50 sentimeter dan kedalaman kurang lebih 25 sentimeter itu berada di jalur utama yang cukup padat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Kondisi tersebut dinilai sangat membahayakan, terutama pada malam hari atau saat hujan.

Breaking News

Kerusakan jalan itu bahkan sempat memicu aksi protes warga setempat. Sejumlah warga melakukan penambalan secara mandiri demi mencegah jatuhnya korban, namun upaya tersebut tidak bertahan lama karena kembali tergerus air hujan.

Seorang tukang parkir bernama Pur menjadi saksi banyaknya kecelakaan yang terjadi di lokasi tersebut. Selama dua bulan terakhir, ia kerap melihat pengendara terjatuh akibat tidak menyadari adanya lubang di tengah jalan.

Pur mengungkapkan, mayoritas korban kecelakaan di titik tersebut adalah pengendara perempuan. Banyak di antaranya yang terkejut saat roda kendaraan langsung terperosok ke dalam lubang.

“Sering terjadi kecelakaan, yang banyak korbannya dari perempuan. Kalau kendaraan tidak tahu langsung kejeglong, menjerit orangnya,” ujar Pur kepada GELORAJATIM.COM, Selasa (10/02/2026).

Ia juga mengaku sering menerima keluhan dari pengendara yang menjadi korban. Sebagai bentuk kepedulian, Pur sempat berinisiatif menambal lubang tersebut menggunakan semen secara swadaya.

“Banyak yang sudah komplain ke saya, karena saya kebetulan jaga parkir di daerah sini. Kasihan. Sebelumnya pernah saya cor, sebelum hujan saya cor, kena hujan (belum kering) hilang lagi,” keluh pria berusia 55 tahun itu.

Kondisi memprihatinkan ini turut dibenarkan oleh Prasetyo, warga sekitar yang pernah mengalami langsung dampak dari jalan rusak tersebut. Ia mengaku pernah terlibat dalam kecelakaan beruntun di lokasi yang sama.

Menurut Prasetyo, kecelakaan terjadi saat sebuah sepeda motor di depannya terjatuh akibat menghantam lubang, sementara kendaraan di belakang tidak sempat mengerem mendadak.

“Yang sepeda motor depan jatuh, yang belakang akhirnya tidak bisa mengerem mendadak, menyebabkan tabrakan beruntun. Kasihan para pengendara kalau ada lubang sebesar ini, membuat jatuh dari sepeda motor,” tutur pria 42 tahun itu.

Menanggapi keluhan warga, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (DPUBMSDA) Sidoarjo, M. Makhmud, memastikan pihaknya akan segera melakukan perbaikan guna mencegah terulangnya kecelakaan di lokasi tersebut. (rif)

Example 120x600
Info Iklan hubungi 085183255578