Sidoarjo, GELORAJATIM.COM – Aksi pencurian sepeda motor yang terjadi di halaman samping rumah warga Dusun Kemambang, Desa Sumokembangsri, Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo, berhasil diungkap Unit Reskrim Polsek Balongbendo. Polisi mengamankan dua orang yang diduga terlibat dalam pencurian Honda Beat warna merah bernopol W 5623 WB.
Peristiwa tersebut bermula pada Kamis (24/09/2026) sekitar pukul 18.00 WIB. Saat itu, Subandi, orang tua korban, baru pulang mengantar cucunya les dan memarkirkan sepeda motor Honda Beat tahun 2013 di halaman samping rumah. Naas, kunci kendaraan masih dalam keadaan menempel.
Beberapa jam kemudian, Eka Agustina W (37), warga Dusun Kemambang, Desa Sumokembangsri, menanyakan keberadaan sepeda motor tersebut. Namun kendaraan sudah tidak berada di tempat. Korban kemudian mengecek rekaman CCTV yang terpasang di depan rumah dan mendapati sepeda motornya telah dibawa oleh orang yang belum diketahui identitasnya.
“Atas kejadian tersebut, korban mengalami kerugian kurang lebih Rp10 juta dan selanjutnya melaporkan kasus pencurian itu ke Polsek Balongbendo pada Jumat (25/09/2026) sekitar pukul 10.00 WIB,” ujar Kanit Reskrim Polsek Balongbendo Ipda Ferry Arthanala, S.H., Sabtu (03/10/2026)
Menindaklanjuti laporan tersebut, Unit Reskrim Polsek Balongbendo melakukan serangkaian penyelidikan dengan memeriksa saksi serta menelusuri rekaman CCTV yang berkaitan dengan kejadian. Polisi juga mengumpulkan informasi dari masyarakat untuk mengetahui keberadaan orang yang diduga terlibat.
“Pada Senin (28/09/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, kami mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa terduga pelaku yang terekam CCTV berada di sebuah kos-kosan di Desa Watesari, Kecamatan Balongbendo,” jelas Ferry.
Berbekal informasi tersebut, petugas kemudian bergerak menuju lokasi. Dua orang yang diduga berkaitan dengan kasus pencurian tersebut akhirnya diamankan, masing-masing ERS alias E (28), warga Desa Tarik, Kecamatan Tarik, dan MR alias R (37), warga Desa Seketi, Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo.
“Kedua orang tersebut langsung kami amankan untuk dilakukan pemeriksaan dan proses penyelidikan lebih lanjut. Kami juga masih melakukan upaya untuk mencari keberadaan sepeda motor milik korban,” tegasnya.
Ferry menambahkan, penyidik juga masih melakukan pengembangan untuk mengetahui kemungkinan adanya keterlibatan kedua terduga dalam perkara atau lokasi kejadian lainnya. Polisi telah melakukan sejumlah tindakan kepolisian, mulai dari menerbitkan laporan polisi, mendatangi TKP, memeriksa saksi, mengamankan terduga pelaku dan barang bukti, hingga melakukan pemeriksaan terhadap para terduga.
“Untuk saat ini, proses masih berjalan. Kami akan melengkapi administrasi penyidikan serta melakukan pengembangan guna mengungkap secara utuh perkara ini, termasuk mencari keberadaan kendaraan korban,” pungkas Ipda Ferry Arthanala. (rif)
















