Sidoarjo, GELORAJATIM.COM – Kabar baik datang bagi para pelajar berprestasi di Kabupaten Sidoarjo. Tahun ini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Sidoarjo kembali membuka peluang istimewa melalui jalur khusus Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP dengan total 92 kursi yang disiapkan.
Program ini dirancang sebagai wadah bagi siswa yang memiliki keunggulan di berbagai bidang, mulai dari olahraga, seni, hingga kecerdasan akademik istimewa. Jalur khusus tersebut diharapkan mampu mengakomodasi potensi siswa agar dapat berkembang secara optimal sejak dini.
Sekretaris Dispendikbud Sidoarjo, Netti Lastiningsih, menjelaskan bahwa terdapat tiga jalur unggulan yang dibuka, yakni Kelas Khusus Olahraga (KKO), Kelas Khusus Seni Budaya (KKSB), serta Layanan Individual Siswa Cerdas Istimewa (LISCI).
“Jalur ini kami buka untuk mengakomodasi potensi siswa sesuai bakat dan kemampuannya. Kami berharap bisa menjadi ruang bagi siswa berprestasi untuk berkembang secara optimal,” ujar Netti, Jumat (17/04/2026).
Ia merinci, kuota terbanyak tersedia pada jalur KKO dan KKSB yang masing-masing menyediakan 32 kursi. Untuk KKO, seleksi difokuskan pada prestasi di berbagai cabang olahraga seperti renang, sepatu roda, panahan, bulutangkis, catur, petanque, hingga atletik. Program ini tersebar di sejumlah sekolah, di antaranya SMPN 2 Sidoarjo, SMPN 1 Tulangan, dan SMP PGRI 9 Sidoarjo.
Sementara itu, jalur KKSB juga menyediakan 32 kursi yang ditempatkan di SMPN 4 Sidoarjo, SMPN 1 Buduran, SMPN 1 Tulangan, serta SMP PGRI 1 Buduran. Pada jalur ini, peserta diwajibkan mengirimkan video unjuk kemampuan seni berdurasi dua menit sebagai bagian dari proses seleksi.
Adapun jalur LISCI memiliki kuota sebanyak 28 siswa yang tersebar di tujuh sekolah, terdiri dari enam SMP negeri dan satu sekolah swasta, yakni SMP Bumi Shalawat. Jalur ini diperuntukkan bagi siswa dengan kecerdasan istimewa yang dibuktikan melalui hasil pemeriksaan psikologis.
“Untuk LISCI, siswa wajib melampirkan hasil tes IQ menggunakan skala Wechsler dengan minimal skor 120,” jelas Netti.
Seluruh peserta jalur khusus akan melalui tahapan seleksi yang meliputi administrasi, tes teknis sesuai bidang, hingga wawancara. Rencananya, pendaftaran akan dibuka pada awal Mei mendatang. Dispendikbud Sidoarjo berharap program ini dapat menjadi langkah strategis dalam mendukung pengembangan potensi siswa sesuai minat dan bakat masing-masing. (rif)
















