Sidoarjo, GELORAJATIM.COM – Rapat pleno penetapan dan pengundian nomor urut calon Kepala Desa Suko, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo, Minggu (01/03/2026) malam, menghadirkan dinamika tersendiri. Salah satu yang menyita perhatian adalah kembalinya Rokhayani, S.Sos., mantan Kepala Desa Suko, dalam kontestasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) 2026.
Acara yang berlangsung khidmat tersebut menjadi momentum resmi ditetapkannya para calon kepala desa yang akan bertarung memperebutkan kursi kepemimpinan di Desa Suko. Kehadiran Rokhayani dinilai sejumlah warga akan semakin meramaikan sekaligus memanaskan persaingan Pilkades tahun ini.
Ditemui usai rapat pleno, Rokhayani yang akrab disapa Bu Acis menyampaikan tekadnya untuk kembali mengabdi. “Saya ingin melanjutkan pengabdian di desa saya tercinta ini,” ujarnya kepada awak media dengan nada mantap.
Sebelum menjabat sebagai kepala desa pada periode sebelumnya, Bu Acis diketahui cukup lama mengemban amanah sebagai Kepala Dusun Legok. Pengalaman tersebut menjadi modal sosial dan politik yang membawanya maju dalam Pilkades 2020 hingga akhirnya berhasil memenangkan kontestasi saat itu.
Namun dalam perjalanannya, Rokhayani sempat tersandung persoalan hukum akibat kesalahan yang terjadi saat masa jabatannya. Momentum Pilkades 2026 ini, menurutnya, menjadi kesempatan untuk memperbaiki diri sekaligus menebus kekhilafan yang pernah dilakukan.
“Kedepannya saya harus lebih hati-hati, biar semua terprogram sesuai aturan yang ada. Saya tidak ingin neko-neko, saya ikuti saja sistem yang ada supaya semua berjalan aman dan lancar. Kita belajar dari pengalaman, Mas,” tegas Rokhayani yang dalam pengundian nomor urut calon Kepala Desa mendapat nomor urut 4 ini.
Ia juga mengungkapkan alasan kembali maju dalam Pilkades kali ini. Menurutnya, tidak adanya perwakilan dari Dusun Legok yang mencalonkan diri membuat sejumlah warga mendorongnya untuk kembali maju. Setelah sowan dan meminta restu para sesepuh, tokoh masyarakat, serta tokoh agama, termasuk mantan Kepala Desa Suko H. Bashor yang kini menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Sidoarjo, ia akhirnya mantap mendaftarkan diri. “Beliau-beliau merestui saya untuk kembali membangun dan memperbaiki Desa Suko,” pungkas Bu Acis menutup wawancara. (rif)
















