Sidoarjo, GELORAJATIM.COM – Aksi penjambretan terjadi di wilayah Kecamatan Waru, Sidoarjo, pada Kamis (16/04/2026) pagi. Peristiwa tersebut berlangsung sekitar pukul 06.06 WIB di pertigaan Ngeni, Desa Kepuhkiriman. Seorang perempuan berinisial S (44), warga Jalan Berbek 1A, Desa Berbek, Kecamatan Waru menjadi korban dalam kejadian yang berlangsung sangat cepat tersebut.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun, korban saat itu tengah melintas dari arah Pasar Ngeni menuju Jalan Raya Berbek. Namun sesampainya di lokasi kejadian, korban diduga sudah dibuntuti oleh dua pelaku yang berboncengan menggunakan sepeda motor jenis Suzuki Satria FU tanpa pelat nomor.
Setibanya di pertigaan Ngeni atau tepatnya di sekitar jembatan, pelaku langsung memepet korban. Salah satu pelaku kemudian merampas tas atau dompet (handbag) milik korban hingga menyebabkan korban terjatuh ke jalan. Setelah berhasil menguasai barang korban, kedua pelaku langsung melarikan diri ke arah barat, menuju kawasan Raya Rewwin, Wedoro.
Saksi mata di lokasi, SS (55), yang saat itu sedang bertugas sebagai sukarelawan pengatur lalu lintas (supeltas), mengaku melihat langsung kejadian tersebut. “Saat saya mengatur lalu lintas, tiba-tiba saya melihat pelaku memepet dan menarik tas korban sampai terjatuh. Pelakunya dua orang laki-laki, memakai topi dan menggunakan sepeda motor Suzuki Satria FU protolan. Kejadiannya begitu cepat,” ujarnya.
Sementara itu, saksi lain, AN (54), pemilik CCTV di sekitar lokasi, mengaku tidak melihat secara langsung peristiwa tersebut. Ia baru mengetahui kejadian setelah kondisi di depan rumahnya ramai oleh warga yang memberikan pertolongan kepada korban. “Saya tahunya setelah cek rekaman CCTV rumah,” katanya.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka pada bagian pelipis kiri hingga harus mendapatkan perawatan medis dengan jahitan. Saat ini korban masih menjalani perawatan intensif di RSAL Surabaya. Berdasarkan hasil CT Scan sementara, kondisi korban dinyatakan baik, namun masih menunggu observasi lanjutan selama dua hari ke depan.
Kapolsek Waru, Kompol Miftahul Amin, menyampaikan bahwa pihaknya tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap pelaku. Ia menjelaskan, dari hasil pemeriksaan awal diketahui pelaku berjumlah dua orang, salah satunya bertato, dan menggunakan sepeda motor tanpa pelat nomor. “Kami masih melakukan penyelidikan dan mengumpulkan bukti termasuk rekaman CCTV untuk mengidentifikasi pelaku. Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada, terutama saat berkendara di pagi hari,” tegasnya. (rif)
















