HUTRI
Pemerintah

SIMMAMAH-JAMOEAN MALAM Diserbu Warga Wonocolo, Urus Adminduk Tak Perlu Tinggalkan Jam Kerja

2
×

SIMMAMAH-JAMOEAN MALAM Diserbu Warga Wonocolo, Urus Adminduk Tak Perlu Tinggalkan Jam Kerja

Sebarkan artikel ini
20260819 185006 Scaled
Tingginya minat masyarakat menjadi bukti kuat bahwa layanan publik berbasis inovasi waktu menjadi kebutuhan nyata dan harus terus dikembangkan.
Info Iklan hubungi 085183255578

Sidoarjo, GELORAJATIM.COM – Pelayanan administrasi kependudukan di malam hari kembali mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Puluhan warga Kelurahan Wonocolo, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, mendatangi pendopo kelurahan sejak pukul 18.00 WIB, Rabu (19/08/2026), untuk memanfaatkan program SIMMAMAH (Siap Melayani Masyarakat Malam Hari).

Program inovasi pelayanan dari Pemerintah Kecamatan Taman tersebut digelar berkolaborasi dengan JAMOEAN MALAM (Jam Operasional Pelayanan Malam) milik Kelurahan Wonocolo. Kolaborasi ini memberikan kesempatan kepada warga untuk mengurus berbagai dokumen administrasi kependudukan di luar jam kerja, sehingga tidak perlu meninggalkan aktivitas pekerjaan pada siang hari.

Breaking News

Kepala Kelurahan Wonocolo, Muftichatul Jannah, turut memantau langsung proses pelayanan. Ia memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai SOP, dengan pelayanan yang cepat, transparan, serta tetap mengedepankan sikap humanis kepada masyarakat.

Antrean warga terlihat memanjang di area pendopo. Sejumlah warga datang untuk mengurus perekaman e-KTP pemula, pembaruan Kartu Keluarga (KK), pembuatan Kartu Identitas Anak (KIA), aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD), hingga penggantian KTP yang rusak.

“Tidak sedikit warga yang bekerja dari pagi hingga sore hari. Dengan adanya program SIMMAMAH dari Pemerintah Kecamatan Taman yang kami kolaborasikan dengan program JAMOEAN MALAM, mereka bisa mengurus dokumen tanpa harus mengorbankan waktu kerja. Kami berharap program ini terus berjalan setiap minggu,” ujar Jannah.

Menurutnya, program JAMOEAN MALAM Kelurahan Wonocolo sebenarnya telah diluncurkan sejak sekitar dua tahun lalu. Namun, pelayanan sempat dihentikan akibat adanya keterbatasan atau kekosongan blangko e-KTP. “Semoga ketersediaan blangko tetap mencukupi untuk pelayanan masyarakat,” pungkasnya.

Antusiasme masyarakat juga terlihat dari pengalaman Dwi Bagus Kristanto, warga Wonocolo, yang memanfaatkan pelayanan malam tersebut untuk mengurus KK, IKD dan KTP. Ia menilai pelayanan malam sangat membantu masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu pada jam kerja.

“Program ini luar biasa membantu kami yang punya waktu terbatas. Prosesnya cepat dan tidak ribet. Terima kasih kepada pemerintah kelurahan dan kecamatan,” kata Dwi Bagus Kristanto.

Hal senada disampaikan Anik, warga lainnya, yang datang untuk mengganti KTP miliknya yang rusak. Menurutnya, pelayanan pada malam hari memberikan pilihan yang lebih fleksibel sehingga warga tidak harus meminta izin dari tempat kerja. “Pelayanannya sangat terbuka dan ramah. Malam hari jadi pilihan terbaik karena lebih fleksibel,” ujar Anik.

Berdasarkan pengamatan GELORAJATIM.COM selama dua bulan terakhir, pelaksanaan SIMMAMAH di wilayah Kecamatan Taman selalu mendapat antusiasme tinggi. Setiap kegiatan bahkan kerap dipadati puluhan hingga ratusan warga hingga pelayanan ditutup sekitar pukul 21.00 WIB.

Tingginya animo masyarakat tersebut menunjukkan bahwa pelayanan publik dengan waktu yang lebih fleksibel menjadi kebutuhan nyata. Program SIMMAMAH yang dikolaborasikan dengan pelayanan malam di tingkat kelurahan diharapkan dapat terus dikembangkan, sehingga masyarakat tetap bisa mendapatkan pelayanan administrasi kependudukan tanpa harus mengorbankan waktu kerja. (rif)

Example 120x600
Info Iklan hubungi 085183255578