Hari jadi
HukumPemerintah

Tak Sekadar Seremoni, HBP ke-62 Hadirkan Bantuan Usaha dan Apresiasi Petugas Berprestasi

136
×

Tak Sekadar Seremoni, HBP ke-62 Hadirkan Bantuan Usaha dan Apresiasi Petugas Berprestasi

Sebarkan artikel ini
069A3505 Scaled
Kalapas Kelas I Malang Christo Victor Nixon Toar (Keempat dari kiri), mewakili Kakanwil Ditjenpas Jatim menyerahkan bantuan gerobak untuk keluarga warga binaan dalam rangka HBP ke-62.
Info Iklan hubungi 085183255578

Sidoarjo, GELORAJATIM.COM – Peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62 yang digelar di Rutan Kelas I Surabaya (Medaeng), Senin (27/04/2026), menjadi momentum penting bagi jajaran pemasyarakatan di Jawa Timur untuk menunjukkan komitmen pembinaan yang lebih luas, tak hanya bagi warga binaan, tetapi juga keluarga mereka. Melalui kegiatan tasyakuran dan aksi sosial, berbagai program nyata diluncurkan untuk mendukung ketahanan ekonomi keluarga warga binaan.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jendral Pemasyarakatan (Kakanwil Ditjenpas) Jawa Timur Kadiyono melalui Kepala Lapas Kelas I Malang, Christo Victor Nixon Toar, menjelaskan bahwa puncak peringatan HBP tahun ini diisi dengan kegiatan yang sarat makna sosial. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bentuk rasa syukur sekaligus refleksi atas perjalanan panjang pemasyarakatan dalam menjalankan tugas pembinaan dan pengamanan.

Breaking News

“Pada hari ini, 27 April 2026, kami jajaran Kanwil Ditjenpas Jawa Timur melaksanakan kegiatan puncak acara Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62, yakni tasyakuran yang diisi dengan berbagai kegiatan sosial yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat, khususnya keluarga warga binaan,” ujar Christo.

Dalam momentum tersebut, jajaran Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur menyalurkan 42 gerobak usaha kepada keluarga warga binaan sebagai modal untuk membuka usaha mandiri. Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada 12 petugas pemasyarakatan yang dinilai berjasa dalam membantu upaya penggagalan peredaran narkoba di lingkungan lapas dan rutan di Jawa Timur.

Christo menegaskan, bantuan gerobak usaha itu merupakan bagian dari pendekatan pembinaan yang lebih humanis dan berkelanjutan.

“Sesuai arahan pimpinan, kami ingin keluarga warga binaan tetap memiliki kesempatan untuk berusaha dan bertahan secara ekonomi selama anggota keluarganya menjalani masa pidana. Kami berharap bantuan ini benar-benar dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga dan menjadi langkah awal menuju kemandirian,” jelasnya.

Melalui peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62 ini, Christo menilai semangat pemasyarakatan harus terus diarahkan pada pembinaan yang menyeluruh. Tidak hanya memperbaiki perilaku warga binaan di dalam lapas, tetapi juga memastikan keluarga mereka di luar tetap mendapat perhatian, dukungan, dan peluang untuk bangkit secara ekonomi. (rif)

Example 120x600
Info Iklan hubungi 085183255578
error: