Sidoarjo, GELORAJATIM.COM – Suasana religius mewarnai kegiatan pengajian rutin Ahad pagi yang digelar Pemerintah Desa Pertapan Maduretno, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo. Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Balai Desa Pertapan Maduretno, Minggu pagi (15/03/2026) tersebut menjadi pengajian penutup dalam rangkaian kegiatan keagamaan selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.
Ratusan jamaah dari warga Desa Pertapan Maduretno tampak memadati area pendopo hingga halaman balai desa sejak pagi hari. Mereka mengikuti rangkaian pengajian dengan penuh khidmat sambil menyimak tausiyah yang disampaikan oleh penceramah.
Kegiatan pengajian ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap Ahad selama bulan Ramadan oleh Pemerintah Desa Pertapan Maduretno. Program tersebut bertujuan untuk meningkatkan keimanan sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat melalui kegiatan keagamaan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Pertapan Maduretno H. Heru Sutiyo, S.E., perangkat desa, unsur lembaga desa, tokoh masyarakat, serta para jamaah pengajian yang selama ini aktif mengikuti kegiatan keagamaan di lingkungan desa.
Dalam kesempatan tersebut, tausiyah disampaikan oleh KH. Abdul Haq Achmad dari Sidoarjo. Dalam ceramahnya, ia menyampaikan berbagai pesan keagamaan terkait hukum syariat Islam, pentingnya bersyukur, keikhlasan dalam menjalankan ibadah, serta bagaimana umat Islam memanfaatkan harta dengan baik sesuai tuntunan agama.
Kepala Desa Pertapan Maduretno, H. Heru Sutiyo, SE yang akrab disapa Abah Heru menyampaikan bahwa pengajian rutin Ahad pagi ini telah menjadi tradisi keagamaan di desa tersebut sejak tahun 2014.
“Sejak tahun 2014 Pemerintah Desa Pertapan Maduretno sudah menggelar pengajian rutin Ahad pagi selama bulan Ramadan. Setiap Ramadan kita laksanakan empat kali pengajian, dan alhamdulillah sampai sekarang kegiatan ini tetap berjalan dengan baik dan mendapat antusias dari masyarakat,” ujar Abah Heru.
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk komitmen pemerintah desa dalam meningkatkan kualitas keimanan masyarakat sekaligus memperkuat jalinan silaturahmi antarwarga di Desa Pertapan Maduretno.
Dalam kesempatan itu, Abah Heru juga menyampaikan informasi terkait pelayanan di kantor desa menjelang Hari Raya Idul Fitri. Ia menjelaskan bahwa pelayanan di kantor desa masih dibuka hingga hari Selasa, sedangkan mulai hari Rabu pelayanan akan diliburkan mengikuti ketentuan libur Hari Raya Idul Fitri yang telah ditetapkan pemerintah.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa pemerintah desa tetap siap memberikan pelayanan kepada masyarakat apabila terdapat kebutuhan yang mendesak.
“Walaupun pelayanan kantor desa libur, apabila ada warga yang membutuhkan pelayanan mendesak, silakan langsung menghubungi saya atau perangkat desa. Kami tetap siap melayani masyarakat yang membutuhkan,” tegas Abah Heru.
Abah Heru berharap kegiatan pengajian rutin ini dapat terus dilestarikan sebagai sarana memperkuat nilai-nilai keagamaan sekaligus menjaga kebersamaan masyarakat Desa Pertapan Maduretno.
Dukungan masyarakat serta peran aktif para tokoh agama, menurutnya, menjadi kunci utama sehingga kegiatan pengajian rutin tersebut dapat terus berjalan setiap tahun selama bulan Ramadan. (rif)
















