Sidoarjo, GELORAJATIM.COM – Amblesnya ruas jalan desa di wilayah Tanjungsari, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, kembali memakan korban kecelakaan lalu lintas. Jalan yang sebelumnya telah diberi tanda cat pilox oleh warga sebagai peringatan, hingga kini belum mendapat penanganan dari Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (PU BM) Kabupaten Sidoarjo.
Kondisi tersebut mendorong perangkat desa bersama Karang Taruna Dusun Tanjunganom mengambil langkah darurat. Dengan cara patungan, mereka menambal jalan yang ambles menggunakan semen dan pasir demi keselamatan pengguna jalan, Rabu (04/02/2026).
Kepala Dusun Tanjunganom, M. Erwin Dasa Yuafi, mengungkapkan bahwa pihaknya sudah cukup lama menunggu respons dari dinas terkait. Namun hingga kini belum ada tindakan nyata di lapangan. “Kami sudah menunggu respons dari Dinas PU BM Sidoarjo, termasuk menunggu bantuan dana Pagu Indikatif Wilayah Kecamatan (PIWK), tetapi prosesnya terlalu lama,” ujarnya.
Erwin menambahkan, karena kondisi jalan semakin membahayakan, pihak dusun bersama Karang Taruna akhirnya sepakat bergerak cepat. “Akhirnya kami dari Karang Taruna Dusun Tanjunganom beserta pengurus dusun patungan untuk menambal jalan yang rusak, tepatnya di depan rumah Pak Komar RT 06 RW 05,” jelasnya.
Menurut Erwin, langkah tersebut merupakan bentuk kekecewaan terhadap prosedur penanganan pemerintah yang dinilai berbelit. “Ini bentuk gerak cepat kami untuk meminimalisir kecelakaan. Apalagi kemarin baru saja terjadi kecelakaan tunggal di lokasi tersebut, faktor lampu penerangan yang padam juga ikut andil terhadap terjadinya laka lantas” tegasnya.
Sementara itu, salah satu anggota Karang Taruna Desa Tanjungsari menyatakan bahwa aksi gotong royong ini murni sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan warga. “Ini salah satu upaya kami demi keselamatan pengguna jalan, karena sampai sekarang belum ada respons dari Pemerintah Kabupaten Sidoarjo maupun Pemerintah Kecamatan Taman. Kalau nanti yang kami tambal ini rusak lagi, dan belum ada tindakan dari pemerintah, kami akan melakukan aksi yang lebih besar” pungkasnya. (rif)
















