Hari jadi
Berita

Pembanguan Kolam Pemancingan dan Puluhan Bangunan di Eks TKD Kelurahan Sepanjang Taman Disoal

76
×

Pembanguan Kolam Pemancingan dan Puluhan Bangunan di Eks TKD Kelurahan Sepanjang Taman Disoal

Sebarkan artikel ini
Info Iklan hubungi 085183255578

SIDOARJO, gelorajatim.com/ – Perubahan fungsi sebagian lahan pertanian ditanah eks TKD kelurahan Sepanjang, Kecamatan Taman Sidoarjo pemanfaatan dan peruntukannya patut dipertanyakan, lantaran ditanah tersebut, kini berjajar puluhan bangunan permanen.

Tidak hanya bangunan permanen, menurut informasi juga akan ada pihak yang bakal menyulap sebagian lahan menjadi kolam pemancingan dan tempat UMKM, yang tentunya juga perlu dipertanyakan terkait kontrol dan keseimbangan aspek, termasuk ekonomi, ekologis dan sosial masyarakat. Sehingga jangan sampai tujuan meningkatkan perekonomian masyarakat malah menjadi ladang bisnis demi meraup pundi- pundi pendapatan.

Breaking News
Screenshot 2022 08 11 17 42 15 64

Selain degradasi lahan pertanian, bangunan permanen ditakutkan berdampak dan menjadi salah satu penyebab banjir di pemukiman warga sekitar semakin parah saat musim hujan.

”Yang saya sayangkan itu masalah selokannya, jadi sungai ini bangunlah dulu, misal terjadi banjir dampaknya tentu ke warga juga. Belum lagi air yang dari wilayah Bebekan dan Pereng mengalirnya itu kesini. Sebelum ada bangunan saja sudah banjir apalagi ada bangunan,” ucap Abas warga Sepanjang, Kamis, 4 Agustus 2022.

Penyewa lahan juga bukan warga sekitar saja, bahkan beberapa ada yang dari Kota Surabaya yang diantaranya dibuat warung, toko dan bengkel motor, malah ada yang bangunannya seperti tempat tinggal, kan lumayan jika dibandingkan dengan harus mengontrak rumah yang biaya pertahunnya bisa mencapai 10 juta lebih,” ungkapnya

Dia menambahkan bahwa dari keterangan warga yang ikut rapat RT katanya penyewa lahan tidak boleh membangun permanen, lha ini faktanya bangunan rata- rata dibangun permanen, yang takutnya nanti akan memicu konflik, kan bisa saja itu kemudian disewakan ke orang lain.

”Jadi tujuan awal lahan dipetak- petak dan disewakan itu untuk apa, kalau untuk meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian masyarakat Sepanjang , ya penyewanya seharusnya juga warga Sepanjang, kok ini ada yang dari Surabaya,” tutupnya

Peralihan fungsi lahan ini juga dikeluhkan oleh Wildan, petani yang sudah berpuluh- puluh tahun menyewa lahan tersebut. Dikatakannya tanpa ada pemberitahuan tiba- tiba sawah yang selama ini dia garap di keruk menggunakan alat berat. Padahal dirinya belum menyatakan atau menyerahkan ke pihak Kelurahan bahwa sudah tidak sanggup mengarap sawah lagi.

”Mboten, namung undangan RT ten RT 07, mboten undangan ten Kelurahan, geh mboten ndugi kulo, mboten jalure, wong Kulo geh nyewo, la nek mbahas niki, disewak- sewakno, di kapling- kaplingno geh ten kelurahan kersane wonten tanggungjawab e,”(Tidak, hanya undangan ke RT 7 saja, bukan undangan ke kelurahan Ya saya gak datang, karena bukan jalurnya. Saya juga menyewa, kalau membahas hal ini, di sewakan dan dipetak- petak ya di Kelurahan biar ada pertanggungjawaban ),” kata Wildan

Terpisah, salah satu wakil rakyat yang duduk di dewan Kabupaten Sidoarjo Hj Nur Hendriyatiningsih ditemui usai kegiatan di Sedati terkait hal ini mengatakan kita harus lihat statusnya dulu, kalau untuk yang mau di bikin kolam pancing itu disewa RW 06 kalau gak salah, mau dibikin pemancingan dan taman edukasi,” ucapnya

Ditambahkan olehnya, untuk sisi bangunan yang dekat gedung serbaguna, kepala kelurahan Sepanjang kemungkinan tidak tahu, karena sewa ini bukan ke desa namun ke pemerintah kebupaten langsung. Meski demikian mestinya ada pengawasan dari pemerintah kelurahan Sepanjang yang bisa memberi tau atau menegur semisal pemanfaatannya ada yang tidak sesuai.

Sebenarnya tujuannya ini bagus, yakni meningkatkan kesejahteraan warga Sepanjang, kemarin juga sudah saya sarankan, namun bangunan yang ada disitu seyogyanya tidak hanya di bikin, dibikin begitu saja, tetapi hal itu juga harus dibahas dengan warga setempat.

”Apalagi jika benar ada yang dibuat tempat tinggal ya itu kalau menurut saya ya gak bener” tutup Bunda Nur sapaaan akrab Hj Nur Hendriyatiningsih

Sementara itu Hari Purnomo kepala kelurahan Sepanjang dikonfirmasi melalui sambungan WhatsApp, kamis ( 11 /8/ 2022) mengatakan bahwa penyewa dilahan tersebut dibolehkan membangun secara permanen, tetapi jika sewaktu-waktu diambil alih pemerintah ya harus bersedia dibongkar.

Reporter: By Redaksi

 

Example 120x600
Info Iklan hubungi 085183255578