Sidoarjo, GELORAJATIM.COM – Masa libur panjang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah membawa dampak signifikan terhadap peningkatan mobilitas masyarakat di Kabupaten Sidoarjo. Stasiun Sidoarjo menjadi salah satu titik pergerakan penumpang yang cukup padat, dengan jumlah pelanggan kereta api yang terus meningkat selama periode libur dan long weekend.
PT Kereta Api Indonesia (KAI) Persero Daerah Operasi 8 Surabaya mencatat tingginya antusiasme masyarakat menggunakan transportasi kereta api untuk berbagai keperluan, mulai dari silaturahmi ke kampung halaman, berwisata, hingga mengunjungi keluarga. Menariknya, jumlah pelanggan yang datang ke Sidoarjo tercatat lebih tinggi dibandingkan pelanggan yang berangkat.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, mengatakan bahwa tren peningkatan pengguna kereta api selama libur Idul Adha menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi massal yang aman, nyaman, dan tepat waktu.
“Momentum libur Idul Adha dimanfaatkan masyarakat untuk melakukan perjalanan silaturahmi, wisata, maupun kunjungan keluarga dengan menggunakan transportasi kereta api,” ujar Mahendro, Minggu (31/5/2026).
Pada hari libur Idul Adha, Rabu (27/5/2026), Stasiun Sidoarjo melayani sebanyak 1.503 pelanggan. Dari jumlah tersebut, 628 pelanggan tercatat berangkat, sedangkan 875 pelanggan datang. Data tersebut menunjukkan tingginya arus kedatangan ke Kota Delta selama masa libur keagamaan.
Mahendro menjelaskan bahwa dominasi jumlah pelanggan yang datang menjadi indikator kuat bahwa Sidoarjo menjadi salah satu tujuan utama masyarakat selama libur panjang. Menurutnya, banyak warga yang memanfaatkan momentum tersebut untuk bersilaturahmi sekaligus menghabiskan waktu bersama keluarga.
“Pada masa libur panjang Idul Adha ini, volume pelanggan yang datang ke Stasiun Sidoarjo tercatat lebih tinggi dibandingkan pelanggan yang berangkat. Hal ini menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat menuju wilayah Sidoarjo untuk bersilaturahmi maupun menikmati momen liburan bersama keluarga,” jelasnya.
Sementara itu, pada Jumat (29/5/2026) hingga pukul 10.00 WIB, Stasiun Sidoarjo tercatat akan melayani 1.341 pelanggan, terdiri dari 682 pelanggan berangkat dan 659 pelanggan datang. Jumlah tersebut diperkirakan masih bertambah hingga malam hari karena masih adanya jadwal keberangkatan dan kedatangan kereta api.
Secara kumulatif, selama periode 26 hingga 29 Mei 2026, Stasiun Sidoarjo telah melayani 5.796 pelanggan. Rinciannya, sebanyak 2.771 pelanggan berangkat dan 3.025 pelanggan datang. KAI Daop 8 Surabaya juga memproyeksikan jumlah pelanggan selama masa angkutan libur panjang periode 26 Mei hingga 1 Juni 2026 mencapai 9.742 orang, dengan perkiraan 4.861 pelanggan berangkat dan 4.881 pelanggan datang.
Mahendro menegaskan bahwa KAI Daop 8 Surabaya terus memastikan seluruh aspek operasional berjalan optimal guna memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan selama masa libur panjang.
“KAI Daop 8 Surabaya berkomitmen menghadirkan layanan transportasi publik yang selamat, aman, nyaman, dan tepat waktu bagi seluruh pelanggan, khususnya pada momentum meningkatnya mobilitas masyarakat selama libur panjang Idul Adha,” tegas Mahendro.
Ia juga mengimbau seluruh pelanggan untuk datang lebih awal ke stasiun, memeriksa kembali jadwal keberangkatan, serta menjaga barang bawaan selama perjalanan.
“Kami mengajak seluruh pelanggan untuk mematuhi aturan dan arahan petugas demi terciptanya perjalanan yang aman, nyaman, dan lancar. KAI Daop 8 Surabaya akan terus menghadirkan layanan transportasi publik yang mengutamakan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pelanggan,” pungkasnya. (rif)
















