Hari jadi
Uncategorized

Kecamatan Wonoayu Sidoarjo Diterpa Badai Puting Beliung, Lima Desa Terdampak

64
×

Kecamatan Wonoayu Sidoarjo Diterpa Badai Puting Beliung, Lima Desa Terdampak

Sebarkan artikel ini
Img 20211030 135714 1
Info Iklan hubungi 085183255578

Salah satu rumah warga terdampak angin puting beliung di wilayah Kecamatan Wonoayu

GeloraJatim.com – Sebagai bentuk perhatian akibat bencana angin puting beliung disertai hujan lebat, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro, langsung mendatangi Desa Mulyodadi dan Desa Pagerngumbuk Kecamatan Wonoayu yang terdampak pada Jumat sore kemarin (29/10/2021).

Breaking News

Bersama Forkopimka Wonoayu di lokasi bencana, Kapolresta Sidoarjo secara simbolis menyerahkan bantuan sosial sembako ke warga terdampak. Berupa material bahan bangunan untuk pembenahan rumah ambruk akibat angin puting beliung,” Sabtu (30/10/2021).

Beberapa personel dari Polri dan TNI dengan dibantu relawan juga stakeholder terkait di turunkan ke lokasi terdampak bencana. Sekitar ada lima desa di Kecamatan Wonoayu, kita melakukan perbaikan-perbaikan rumah warga yang rusak akibat puting beliung”, ujar Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro kepada awak media saat dilokasi.

Usai berikan bantuan, Kapolresta Sidoarjo berkeliling kerumah warga terdampak dengan mengendarai motor. Meskipun tidak ada korban jiwa akibat puting beliung, mantan Wakapolres Banyuwangi tersebut ikut perihatin atas musibah yang terjadi.

“Semoga tidak ada lagi bencana, segera membaik dan rumah warga akan kami upayakan diperbaiki bersama-sama,” terang Kombes Pol Kusumo.

Selain dua desa tersebut, angin puting beliung juga melanda tiga desa lainnya di Wonoayu. Antara lain Desa Plaosan, Desa Wonokalang serta Desa Karangpuri.

Sementara, Camat Wonoayu, Probo Agus Sunarno menjelaskan, Desa Pagerngumbuk paling parah, ada 85 rumah rusak. Disusul Desa Mulyodadi 56 rumah rusak, Desa Plaosan dan Desa Karangpuri 3 rumah rusak, serta Desa Wonokalang 1 rumah rusak.

“Kebanyakan kerusakan rumah warga ada pada bagian atap. Tidak ada korban jiwa. Saat ini upaya yang dilakukan adalah perbaikan rumah warga yang rusak dan penyaluran bantuan sosial kepada warga terdampak,” tutur Probo.

Angin puting beliung di lima desa tersebut, terjadi pada Jumat sore (29/10), sekitar pukul 15.30 WIB. Warga mengaku terkejut, saat sudah mengetahui atap rumahnya porak-poranda tersapu angin.

Sementara, Reni Lidyawati (32) warga Dusun Bendet RT 03 RW 03 Desa Pagerngumbuk Wonoayu mengaku dirinya saat bersama suami dan satu anaknya sedang berada di dalam rumah.

“Eh, tahu-tahunya atap rumah sudah rusak. Ternyata telah tersapu angin puting beliung,” jelasnya. (riz)

Example 120x600
Info Iklan hubungi 085183255578
error: