HUTRI
Pemerintah

Dua Bulan Usai Dibongkar, Bilik Asmara Prostitusi Krengseng Krian Kembali Bermunculan, Satpol PP Turun Tangan

3
×

Dua Bulan Usai Dibongkar, Bilik Asmara Prostitusi Krengseng Krian Kembali Bermunculan, Satpol PP Turun Tangan

Sebarkan artikel ini
Fb Img 1794053358156
Plt Kabid Tibumtranmas Satpol PP Sidoarjo, Raden Novianto Koesno Adi Putro (Kiri), bersama petugas gabungan TNI dan Polri melakukan penertiban serta pembongkaran bilik-bilik asmara dan bangunan liar yang diduga digunakan untuk aktivitas prostitusi di kawasan Krengseng, Kecamatan Krian, Jumat (06/11/2026).
Info Iklan hubungi 085183255578

Sidoarjo, GELORAJATIM.COM – Belum genap dua bulan setelah dilakukan pembongkaran, kawasan Krengseng, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo, kembali ditemukan bangunan liar yang diduga digunakan untuk aktivitas prostitusi. Kondisi tersebut membuat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sidoarjo kembali melakukan penertiban guna mencegah kawasan tersebut kembali menjadi lokasi praktik prostitusi dan perjudian cap jie kie.

Penertiban dilakukan melalui inspeksi mendadak (sidak) pada Jumat (06/11/2026). Dalam kegiatan tersebut, petugas gabungan menyisir sejumlah bangunan yang kembali berdiri di kawasan Krengseng, termasuk lokasi yang sebelumnya telah dibongkar.

Breaking News

Plt Kepala Bidang Ketenteraman dan Ketertiban Umum (Tibumtranmas) Satpol PP Sidoarjo, Raden Novianto Koesno Adi Putro, mengungkapkan bahwa dalam penyisiran tersebut petugas menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan praktik prostitusi. Salah satunya adalah alat kontrasepsi yang ditemukan di lokasi. “Kami kemarin menelusuri tempat yang sudah kami bongkar sebelumnya dan menemukan sejumlah alat kontrasepsi di lokasi yang diduga digunakan untuk aktivitas prostitusi,” ujarnya pada GELORAJATIM.COM, Sabtu (07/11/2026).

Novianto menjelaskan, selain menemukan alat kontrasepsi, petugas juga mendapati sejumlah bilik asmara yang kembali dibangun oleh oknum tidak dikenal. Keberadaan bangunan tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan pembongkaran agar tidak kembali dimanfaatkan untuk kegiatan yang melanggar ketertiban umum.

“Bilik-bilik asmara itu kembali dibangun oleh oknum yang tidak diketahui. Karena itu, kami melakukan pembongkaran agar bangunan tersebut tidak kembali digunakan untuk aktivitas prostitusi,” tegasnya.

Kegiatan penertiban melibatkan personel gabungan dari TNI, Polri, dan Satpol PP Kabupaten Sidoarjo. Petugas melakukan penyisiran di dua titik, yakni sisi barat pagar dan sisi timur pagar yang berbatasan langsung dengan jalur rel kereta api. Sejumlah warung dan gubuk yang diduga menjadi tempat praktik prostitusi juga turut dibongkar.

Dalam operasi tersebut, petugas turut mengamankan sejumlah alat peraga yang ditemukan di lokasi. Seluruh rangkaian kegiatan penertiban berlangsung aman dan kondusif tanpa adanya gangguan berarti.

Kembali munculnya bangunan liar di kawasan Krengseng menjadi perhatian tersendiri bagi Satpol PP Sidoarjo. Pasalnya, penertiban dan pembongkaran yang telah dilakukan sekitar dua bulan sebelumnya ternyata belum sepenuhnya menghentikan aktivitas yang diduga berkaitan dengan prostitusi. Pengawasan dan penertiban lanjutan pun menjadi bagian penting untuk menjaga kawasan tersebut agar tidak kembali dimanfaatkan sebagai lokasi praktik prostitusi maupun aktivitas perjudian. (rif)

Example 120x600
Info Iklan hubungi 085183255578