Sidoarjo, GELORAJATIM.COM – Seorang pria bernama Agus Haryanto (51), warga Kedung Anyar, Kecamatan Sawahan, Kota Surabaya, meninggal dunia setelah terjatuh dari tangga saat hendak memperbaiki atap rumah di Perumahan Star Flos, Jalan Kyai Subakir, Desa Kragan, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Sidoarjo, Minggu (19/07/2026) pagi.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 09.00 WIB dan dilaporkan warga melalui layanan darurat 110 pada pukul 09.30 WIB. Menerima laporan itu, personel Polsek Gedangan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan sejumlah saksi.
Berdasarkan hasil penyelidikan di lapangan, korban sebelumnya datang ke rumah yang sedang dibenahi, kemudian menaiki tangga lipat untuk memeriksa atau memperbaiki bagian atap. Namun, saat berada di atas tangga, korban diduga kehilangan keseimbangan hingga terjatuh ke bawah.
Sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi segera memberikan pertolongan setelah menemukan korban dalam kondisi tidak sadarkan diri. Saat diperiksa, korban diketahui telah meninggal dunia. Selanjutnya, petugas mengevakuasi jenazah dengan ambulans ke RSUD RT Notopuro Sidoarjo untuk penanganan medis lebih lanjut.
Kanit Reskrim Polsek Gedangan Iptu Andri Tri Sasongko, SH., mengatakan hasil olah TKP tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban maupun indikasi tindak pidana.
“Dari hasil pemeriksaan di lokasi, korban diduga murni mengalami kecelakaan saat menaiki tangga untuk membenahi atap rumah. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, dan di lokasi juga ditemukan tangga lipat milik korban,” ujar Iptu Andri.
Ia menambahkan, berdasarkan keterangan para saksi, korban terjatuh ketika hendak naik ke atap rumah. Pihak keluarga juga telah menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai musibah serta membuat surat pernyataan tidak bersedia dilakukan autopsi.
Polsek Gedangan telah melakukan serangkaian tindakan kepolisian, mulai dari mendatangi TKP, melakukan olah TKP, memeriksa para saksi, mengevakuasi korban dengan ambulans ke RSUD RT Notopuro Sidoarjo, hingga melaporkan peristiwa tersebut kepada pimpinan. Polisi memastikan penanganan kasus telah dilakukan sesuai prosedur dan tidak ditemukan unsur pidana dalam kejadian tersebut. (rif)
















