Hari jadi
Uncategorized

Gadis SMP Asal Mojokerto di Tiduri Tetangga Sampai Hamil, Berharap Pelakunya di Hukum

75
×

Gadis SMP Asal Mojokerto di Tiduri Tetangga Sampai Hamil, Berharap Pelakunya di Hukum

Sebarkan artikel ini
Img 20211030 075849 1
Info Iklan hubungi 085183255578

Bunga (tengah) didampingi nenek dan kakaknya yang hidup di kontrakan bantuan dari Pemkab Mojokerto.

MOJOKERTO, GeloraJatim.com _ Seorang gadis yang masih duduk di bangku SMP berumur 15 tahun asal Desa Sumbersono Kecamatan Dlangu Kabupaten Mojokerto dipaksa tetangganya untuk melayani nafsu bejatnya. Kini nasib Bunga (nama samaran) tengah berbadan dua yang usia kehamilannya memasuki 6 bulan.

Breaking News

Ditemui di kontrakannya yang sempit pada Jum’at (29/10/2021) pukul 19.00 Wib, Bunga terlihat murung sambil duduk di lantai pojokan memakai baju layaknya orang hamil. Saat reporter GeloraJatim.com mencoba mengajak berbicara, Bunga hanya tertunduk diam dengan raut wajah yang begitu sedih.

Kemudian kami pun mencoba bertanya kepada neneknya yang dengan setia mengasuh Bunga. Neneknya hanya bilang, “Kami orang kecil dan hanya bisa ikhlas apa yang menimpa Bunga,” singkatnya.

Kami mencoba bertanya kembali lebih dalam tentang kejadian yang menimpa Bunga, namun neneknya memanggil kakak kandungnya. “Ini Adi, kakak kandungnya Bunga, silahkan bertanya langsung, ” ujar si nenek.

Adi selalu kakak korban mengatakan bahwa, adik saya ini telah diperkosa dengan dua orang tetangga sendiri. Awalnya para tetangga curiga dengan perkembangan tubuh Bunga terutama perutnya yang semakin membesar. Akhirnya salah satu tetangga membawanya ke bidan desa dan ternyata hamil,” ungkapnya.

Adi kembali menjelaskan, menurut pengakuan adik saya bahwa disaat rumah sepi tiba-tiba pelaku pertama masuk ke dalam rumah kemudian Bunga di paksa berhubungan badan dan berlanjut sampai berulang kali. Selain itu, adik saya juga diperkosa oleh orang lain juga di area persawahan sampai berulang kali,” imbuhnya.

Adi mengatakan yang diduga pelaku pemerkosaan sampai saat ini masih berkeliaran bebas. Padahal sejak awal kasus pemerkosaan ini terbongkar, pihak keluarga sudah melaporkan kepada RT, RW hingga Pemerintah Desa diteruskan ke petugas kepolisian Polres Mojokerto. Namun sampai saat ini tidak ada kelanjutannya.

“Kemarin ada yang datang ke rumah mau membantu mengurus kasus pemerkosaan ini tapi sampai sekarang pelakunya masih saja bebas. Saya berharap pelakunya mendapat hukuman,” ucap Adi.

Perlu diketahui, kedua orang tua bunga saat ini sedang mengadu nasib di Kalimantan untuk mencari sesuap nasi. Bunga hanya tinggal bersama kakaknya yang bekerja serabutan dan ditemani neneknya sebatang kara. Keluarga bunga bisa di bilang perekonomiannya sangat rendah dan rumah kontrakan yang di tempatinya merupakan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Mojokerto untuk keluarga miskin. (Gj1)

Example 120x600
Info Iklan hubungi 085183255578