SIDOARJO,GELORAJATIM.COM – Ngaji Ngopi Cemandi menjadi ajang mempererat silaturahmi antara tokoh agama, pemerintah desa, aparat keamanan, dan masyarakat. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu malam (31/10/2026) pukul 20.00 WIB hingga selesai tersebut digelar di halaman parkir Masjid Al-Barkah, Desa Cemandi, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo.
Kegiatan yang diikuti masyarakat dan jamaah dari Desa Cemandi serta wilayah sekitarnya itu menghadirkan sejumlah tokoh agama dan unsur Forkopimka Sedati. Hadir dalam acara tersebut KH Ali Misbahul Munir, Kyai Ashabul Kahfi, tokoh agama Desa Cemandi H. Muhajir, Kepala Desa Cemandi Dra. Rusilah, Babinsa Cemandi, serta Kanit Samapta Polsek Sedati IPDA Doni yang mewakili Kapolsek Sedati.
Seluruh rangkaian kegiatan dipimpin oleh Kyai Sahald Asrori atau yang akrab disapa Gus Sahald. Selain menjadi sarana mempererat hubungan antarmasyarakat, kegiatan ini juga menjadi ruang untuk menyampaikan pesan keagamaan, kebangsaan, serta menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.
Rusilah Ajak Warga Jaga Persatuan dan Kesatuan
Dalam sambutannya, Kepala Desa Cemandi Dra. Rusilah menyampaikan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, terutama dalam momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun ini.
Rusilah mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kerukunan, memperkuat kebersamaan, serta menghargai perbedaan dalam kehidupan bermasyarakat.
Menurutnya, semangat Sumpah Pemuda harus menjadi pengingat bahwa persatuan merupakan modal penting dalam menjaga keutuhan bangsa Indonesia.
Selain menyampaikan pesan kebangsaan, Rusilah juga mengingatkan masyarakat mengenai maraknya pencurian sepeda motor di wilayah Desa Cemandi.
Ia mengimbau warga agar lebih berhati-hati ketika memarkir kendaraan, memastikan sepeda motor terkunci dengan baik, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap lingkungan sekitar.
Imbauan tersebut disampaikan sebagai bentuk kepedulian pemerintah desa terhadap keamanan dan kenyamanan masyarakat.
IPDA Doni Ajak Masyarakat Aktif Jaga Kamtibmas
Sementara itu, IPDA Doni yang mewakili Kapolsek Sedati mengajak masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan.
Ia menyampaikan bahwa masyarakat harus mampu menjadi polisi bagi dirinya sendiri. Artinya, setiap warga memiliki tanggung jawab untuk menjaga diri, keluarga, dan lingkungan dari berbagai potensi tindak kejahatan.
IPDA Doni juga meminta masyarakat agar tidak ragu melaporkan apabila mengetahui adanya kejadian kriminal maupun gangguan keamanan di lingkungan sekitar.
Untuk mempermudah penyampaian laporan, masyarakat dapat memanfaatkan layanan kepolisian melalui nomor 110.
Dengan komunikasi dan kerja sama yang baik antara masyarakat dan kepolisian, diharapkan berbagai gangguan keamanan dapat segera ditindaklanjuti.
Babinsa Tekankan Pentingnya Pendataan Warga
Dalam kesempatan tersebut, Babinsa Cemandi juga menyampaikan imbauan mengenai pentingnya tertib administrasi kependudukan.
Ia mengajak masyarakat membantu pengurus RT melakukan pendataan terhadap warga yang tinggal di rumah kos maupun kontrakan.
Pendataan tersebut dapat dilakukan dengan mengumpulkan fotokopi KTP, Kartu Keluarga (KK), serta dokumen administrasi lainnya sesuai kebutuhan.
Menurutnya, keterlibatan masyarakat dalam membantu pendataan penduduk sangat penting untuk mengetahui identitas dan keberadaan warga yang tinggal di lingkungan masing-masing.
Selain mendukung tertib administrasi, langkah tersebut juga diharapkan dapat membantu menciptakan lingkungan yang aman dan tertib.
Kyai Ashabul Kahfi Sampaikan Empat Makna Kehidupan
Dari sisi keagamaan, Kyai Ashabul Kahfi menyampaikan materi tentang empat pemahaman penting dalam kehidupan manusia.
Pertama, manusia merupakan hamba Allah SWT yang memiliki kewajiban untuk beribadah dan menjalankan perintah-Nya.
Kedua, manusia adalah khalifah atau wakil Allah di muka bumi yang mempunyai tanggung jawab untuk menjaga kehidupan dan lingkungan.
Ketiga, manusia merupakan umat Nabi Muhammad SAW yang hendaknya menjalankan sunah-sunah beliau. Salah satunya membiasakan diri tersenyum kepada sesama, termasuk ketika bertemu sesama muslim maupun orang lain.
Keempat, setiap manusia harus menyadari bahwa kehidupan pada akhirnya akan kembali kepada Allah SWT. Karena itu, manusia hendaknya senantiasa memperbaiki diri dan memperbanyak amal kebaikan.
KH Ali Misbahul Munir Ajak Jamaah Saling Peduli
Sementara itu, KH Ali Misbahul Munir mengajak seluruh jamaah untuk membangun hubungan sosial yang baik melalui kebiasaan saling mengenal, mengingatkan, menjaga, membantu, dan mendoakan.
Pesan tersebut mengandung makna bahwa kehidupan bermasyarakat membutuhkan kepedulian dan kebersamaan. Setiap orang diharapkan tidak hanya memperhatikan kepentingan pribadi, tetapi juga peduli terhadap kondisi orang lain.
Melalui kegiatan Ngaji Ngopi Cemandi, para tokoh agama berharap masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga hubungan baik, baik dengan sesama manusia maupun dengan Allah SWT.
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana kebersamaan tersebut menjadi wadah mempertemukan masyarakat, ulama, pemerintah desa, serta aparat keamanan.
Diharapkan, Ngaji Ngopi Cemandi tidak hanya menjadi kegiatan keagamaan, tetapi juga mampu memperkuat tali silaturahmi, meningkatkan kepedulian sosial, serta membangun lingkungan Desa Cemandi yang rukun, aman, dan harmonis.
Adi
















