Hari jadi
Hukum

Lapas Surabaya Libatkan Stakeholder untuk Optimalkan Program Pembinaan

396
×

Lapas Surabaya Libatkan Stakeholder untuk Optimalkan Program Pembinaan

Sebarkan artikel ini
Img 20260511 093901 Scaled
Kalapas Kelas I Surabaya Sohibur Rachman menandatangani PKS dengan enam stakeholder bidang pembinaan.
Info Iklan hubungi 085183255578

Sidoarjo, GELORAJATIM.COM – Komitmen memperkuat program pembinaan warga binaan terus dilakukan Lapas Kelas I Surabaya melalui kolaborasi dengan berbagai lembaga eksternal. Salah satunya diwujudkan lewat penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) bersama enam stakeholder bidang pembinaan yang digelar di Aula M.D Arifin, Senin (11/05/2026).

Enam stakeholder yang menjalin kerja sama tersebut yakni Yayasan Sekar Mentari, Lembaga Bantuan Hukum Pekat, Lembaga Bantuan Hukum Plato, PKBM Nurul Huda, Yayasan Omah Sehat Bersinar Surabaya, serta Plato Foundation.

Breaking News

Kegiatan berlangsung lancar dan khidmat dengan dihadiri jajaran pejabat struktural, petugas pembinaan, serta perwakilan dari masing-masing lembaga dan yayasan yang terlibat dalam kerja sama tersebut. Suasana penuh kebersamaan tampak mewarnai jalannya acara sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperkuat pembinaan di lingkungan lapas.

Kerja sama ini menjadi langkah strategis bagi Lapas Kelas I Surabaya dalam mendukung pelaksanaan pembinaan warga binaan agar berjalan lebih optimal dan berkelanjutan. Melalui sinergi dengan berbagai stakeholder, warga binaan diharapkan memperoleh pembinaan yang lebih luas, mulai dari pendidikan, bantuan hukum, kesehatan, hingga pengembangan kepribadian dan keterampilan.

Program kolaboratif tersebut juga diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi proses reintegrasi sosial warga binaan setelah kembali ke tengah masyarakat. Dengan dukungan berbagai pihak, pembinaan tidak hanya berfokus pada aspek kedisiplinan, tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia warga binaan.

Kalapas Surabaya, Sohibur Rachman, menegaskan bahwa kerja sama yang telah ditandatangani diharapkan tidak berhenti pada seremonial semata, melainkan benar-benar diwujudkan melalui program nyata yang berdampak langsung bagi warga binaan.

“Apa yang telah kita tandatangani hari ini merupakan bentuk tanggung jawab bersama dan membutuhkan dukungan dari petugas maupun pihak lembaga dan yayasan untuk saling berbagi ilmu,” ujar Sohibur Rachman.

Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan pelaksanaan kerja sama sangat bergantung pada penerapan standar operasional prosedur (SOP) yang jelas serta koordinasi yang baik antara seluruh pihak terkait. Menurutnya, komunikasi dan sinergi yang solid menjadi kunci agar seluruh program pembinaan dapat berjalan maksimal.

Dengan adanya kerja sama ini, Lapas Kelas I Surabaya berharap hubungan kemitraan bersama para stakeholder dapat terus terjalin dengan baik demi mendukung pembinaan warga binaan yang lebih maju, humanis, dan berkualitas. (rif)

Example 120x600
Info Iklan hubungi 085183255578