Sidoarjo, GELORAJATIM.COM – Pemerintah Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, menggelar upacara pengibaran Bendera Merah Putih dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di Lapangan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Surabaya di Porong, Senin (17/08/2026). Upacara tersebut menjadi momen bersejarah karena untuk pertama kalinya peringatan HUT RI digelar di dalam area lapas.
Upacara diikuti Kalapas Kelas I Surabaya Sohibur Rachman, unsur Muspika Kecamatan Porong, kepala desa se-Kecamatan Porong, pelajar, tokoh masyarakat, serta berbagai unsur masyarakat. Bertindak sebagai inspektur upacara Camat Porong Feri Prasetiya Budi, S.STP., M.HP., sementara pengibaran bendera dipercayakan kepada 76 pelajar SMA Kemala Bhayangkari 3 Porong yang terdiri dari 24 putra dan 52 putri.
Kalapas Kelas I Surabaya Sohibur Rachman mengatakan, pelaksanaan upacara di dalam lapas merupakan sejarah baru sekaligus wujud sinergi antara pihak lapas dengan Pemerintah Kecamatan Porong, Polsek, Koramil, dan masyarakat.
“Alhamdulillah, hari ini kami warga Lapas Kelas I Surabaya bersama masyarakat dapat menyelenggarakan upacara peringatan 17 Agustus. Ini merupakan momen bersejarah karena untuk pertama kalinya upacara Kemerdekaan RI dilaksanakan di dalam area lapas, yang terwujud berkat sinergi dan energi positif dari rekan-rekan pemerintah kecamatan, Polsek, serta Koramil,” ujar Sohibur.
Menurutnya, upacara tersebut dihadiri sekitar 500 hingga 550 peserta dan undangan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, pelajar, tokoh masyarakat, kepala desa, hingga elemen masyarakat lainnya. Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kecamatan Porong juga menyerahkan tali asih dan santunan kepada lima orang perwakilan janda veteran, sementara sejumlah penerima lainnya berhalangan hadir karena kondisi kesehatan.
Sohibur juga menyampaikan rasa duka cita dan simpati atas musibah gempa bumi yang menimpa masyarakat di Nusa Tenggara Timur. Ia berharap momentum peringatan kemerdekaan dapat menjadi penguat optimisme seluruh masyarakat untuk terus berkontribusi bagi kemajuan Indonesia.
“Kami juga menyampaikan rasa duka cita dan simpati yang mendalam atas musibah gempa bumi yang menimpa saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur. Di tengah momen kebahagiaan kemerdekaan ini, kita harus tetap optimis bahwa Indonesia akan semakin baik dan maju. Kami berkomitmen untuk terus mengabdikan diri demi kemaslahatan NKRI,” katanya.
Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan penampilan seni kreasi jaranan “Barongan” yang dibawakan oleh warga binaan Lapas Kelas I Surabaya. Kesenian tersebut merupakan salah satu hasil pembinaan yang dilakukan pihak lapas selama hampir tujuh tahun. Selain pertunjukan seni, warga dan tamu undangan juga dapat melihat pameran berbagai produk hasil karya pembinaan warga binaan.
Sohibur menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Camat Porong, Kapolsek, Koramil, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap sinergi yang telah terjalin dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dari Pak Camat, Pak Kapolsek, dan seluruh pihak. Alhamdulillah, upacara perdana di dalam lapas ini berjalan dengan khidmat, lancar, dan maksimal,” pungkasnya. (rif)
















