Sidoarjo,GELORAJATIM.COM – Ratusan pengemudi ojek online (ojol) di Kabupaten Sidoarjo menerima bantuan bahan bakar minyak (BBM) gratis dari Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. pada Rabu tanggal (8/04/2026) pukul 16.00 WIB sampai selesai di pompa bensin albatros Sedati.Kegiatan sosial tersebut digelar sebagai bentuk kepedulian terhadap para pekerja transportasi daring di tengah fluktuasi harga energi.
Pembagian BBM gratis ini berlangsung di wilayah Sidoarjo, Jawa Timur, dan langsung disambut antusias oleh para driver ojol yang telah berkumpul sejak sebelum kegiatan dimulai. Mereka mengantre dengan tertib untuk mendapatkan kupon pengisian bahan bakar secara cuma-cuma.
Dalam kesempatan tersebut, Khofifah menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan upaya pemerintah provinsi untuk meringankan beban operasional para pengemudi ojol yang setiap hari bergantung pada kendaraan bermotor untuk mencari nafkah. Menurutnya, ojol memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas masyarakat serta perekonomian daerah.
“Kami ingin memastikan para driver ojol tetap bisa bekerja dengan baik tanpa terlalu terbebani biaya operasional, terutama bahan bakar,” ujarnya.
Program pembagian BBM gratis ini menyasar ratusan driver ojol dari berbagai komunitas di wilayah Sidoarjo. Selain menerima BBM gratis, para pengemudi juga memanfaatkan momen tersebut untuk berdialog langsung dengan gubernur terkait kondisi ekonomi dan kebutuhan mereka di lapangan.
Para driver ojol mengaku terbantu dengan adanya program ini. Salah satu pengemudi mengatakan bantuan BBM gratis tersebut dapat mengurangi pengeluaran harian sehingga pendapatan bersih mereka bisa meningkat.
Kegiatan sosial ini juga menjadi bagian dari rangkaian program kepedulian Pemerintah Provinsi Jawa Timur terhadap pekerja sektor informal. Pemerintah berharap langkah tersebut dapat menjaga stabilitas ekonomi masyarakat sekaligus meningkatkan kesejahteraan para driver ojol di daerah.
Acara berlangsung dengan lancar dan tertib hingga selesai, diiringi harapan para pengemudi agar kegiatan serupa dapat kembali digelar di masa mendatang.( AD)
















