HUTRI
BeritaNasionalPemerintah

Tak Terima Namanya Dicatut dalam Pamflet, Aditya Indra Putra Mualim Somasi BPR Delta Artha Sidoarjo

4
×

Tak Terima Namanya Dicatut dalam Pamflet, Aditya Indra Putra Mualim Somasi BPR Delta Artha Sidoarjo

Sebarkan artikel ini
Img 20261013 Wa0036 3
Info Iklan hubungi 085183255578

 

SIDOARJO,GELORAJATIM.COM – Aditya Indra Putra Mualim, anggota DPRD Kabupaten Sidoarjo dari Komisi A, mengambil langkah hukum menyusul beredarnya pamflet yang mencantumkan namanya dan dikaitkan dengan informasi mengenai objek rumah serta Bank BPR Delta Artha Sidoarjo.

Breaking News

Melalui kuasa hukumnya, Aditya melayangkan somasi kepada pihak Bank BPR Delta Artha Sidoarjo pada Kamis (15/10/2026). Langkah tersebut ditempuh sebagai bentuk keberatan atas beredarnya pamflet yang dinilai perlu mendapatkan penjelasan dan pertanggungjawaban.

Bukti penyerahan dokumen tertanggal 15 Oktober 2026 menunjukkan adanya tanda terima dari Bank BPR Delta Artha Perseroda. Dalam dokumen bertajuk Tanda Terima Pengiriman Surat/Dokumen Lain tersebut, tertulis bahwa dokumen diterima dari LSM LIRA, dengan uraian dokumen berupa surat, berjumlah satu dokumen, dan ditujukan kepada BPR Delta ArthaImg 20261015 Wa0049.

Sebelumnya, Aditya telah menghubungi pihak Bank Delta Artha untuk meminta klarifikasi mengenai asal-usul pamflet yang beredar. Direktur Utama Bank Delta Artha, Sofia Nurkrisnajati Atmaja, S.T., M.M., saat dikonfirmasi media Gelora Jatim melalui pesan WhatsApp pada Selasa (13/10/2026), menegaskan bahwa pamflet tersebut bukan diterbitkan oleh pihak bank.

“Pamflet itu bukan dari kami,” tegas Sofia.

Sebagai bentuk klarifikasi, Sofia juga mengirimkan contoh gambar pamflet resmi yang digunakan oleh Bank Delta Artha sebagai pembanding terhadap materi yang beredar di masyarakat.

Sementara itu, Luqman Mualim, ayah Aditya, menyayangkan beredarnya pamflet tersebut. Ia menilai asal-usul dokumen dan pihak yang bertanggung jawab atas penyebarannya perlu ditelusuri agar tidak menimbulkan persepsi negatif terhadap nama baik anaknya.

Dengan ditempuhnya langkah somasi, pihak Aditya meminta persoalan tersebut memperoleh kejelasan. Penelusuran terhadap sumber pamflet, keaslian dokumen, serta pihak yang membuat atau menyebarkannya menjadi hal penting untuk mengungkap duduk perkara secara utuh.

Hingga berita ini disusun, tanggapan resmi pihak Bank BPR Delta Artha Sidoarjo atas somasi tersebut masih perlu dikonfirmasi. Redaksi media gelora Jatim,mencoba klarifikasi direktur Bank BPR delta artha Sidoarjo belum ada jawaban.(RED) bersambung

Example 120x600
Info Iklan hubungi 085183255578