Hari jadi
TNI/Polri

Satlantas Polresta Sidoarjo Siap Tilang Sopir Bus yang Ngetem di Bahu Jalan Raya Waru

370
×

Satlantas Polresta Sidoarjo Siap Tilang Sopir Bus yang Ngetem di Bahu Jalan Raya Waru

Sebarkan artikel ini
Img 20260302 Wa0082 1
Petugas Satlantas Polresta Sidoarjo menertibkan bus yang ngetem di kawasan Waru dengan dukungan perangkat Electronic Data Capture (EDC) Mobile untuk penindakan pelanggaran
Info Iklan hubungi 085183255578

Sidoarjo, GELORAJATIM.COM – Kemacetan lalu lintas kembali menjadi pemandangan rutin di jalur penghubung Sidoarjo menuju Surabaya, khususnya di kawasan Waru. Kondisi tersebut membuat Satuan Lalu Lintas Polresta Sidoarjo mengambil langkah tegas dengan menindak sopir bus yang masih nekat berhenti atau ngetem di bahu Jalan Raya Waru.

Kepadatan kendaraan di jalur tersebut salah satunya dipicu molornya pengerjaan proyek perbaikan pintu keluar (exit) timur Terminal Purabaya Bungurasih. Situasi ini berdampak pada tersendatnya arus kendaraan, terutama pada jam sibuk pagi hari saat aktivitas masyarakat meningkat.

Breaking News

Kasat Lantas Polresta Sidoarjo, AKP Yudhi Anugrah Putera, menegaskan bahwa pihaknya tidak lagi hanya memberikan imbauan kepada para pengemudi bus. Penindakan tegas berupa tilang akan langsung diberikan bagi sopir yang tetap melanggar aturan lalu lintas.

“Kami sudah melakukan sosialisasi berkali-kali dan akan kami tindak tegas. Akan kami tilang para sopir bus yang tidak mengindahkan, tidak melaksanakan kamseltibcarlantas (Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas) ini,” tegas AKP Yudhi, Senin (09/03/2026).

Menurutnya, kebiasaan sopir bus yang berhenti di bahu jalan terbukti menjadi salah satu faktor penyebab kemacetan di kawasan Waru. Aktivitas ngetem tersebut mempersempit ruang jalan dan menghambat laju kendaraan lain yang melintas.

Pada Senin pagi, kemacetan kembali terjadi di jalur menuju Surabaya akibat molornya pengerjaan pintu keluar Terminal Purabaya. Sejak sekitar pukul 06.00 WIB, antrean kendaraan sudah mengular cukup panjang hingga kawasan Pasmar Gedangan.

Untuk mengurai kepadatan tersebut, petugas kepolisian disiagakan secara maksimal di sepanjang jalur yang terdampak kemacetan. Penempatan personel dilakukan guna memastikan arus lalu lintas tetap bergerak dan tidak semakin tersendat.

Petugas ditempatkan dengan jarak sekitar lima meter mulai dari pintu keluar terminal, kemudian ditarik hingga ke bawah Flyover Waru, bahkan sampai menjangkau Bundaran Waru. Langkah ini dilakukan agar pengawasan terhadap pengendara, khususnya sopir bus, dapat berjalan lebih efektif.

Meski pengawasan diperketat, petugas di lapangan masih menemukan sejumlah sopir bus yang mencoba berhenti di bahu jalan. Bahkan, beberapa di antaranya berupaya mencari celah ketika petugas lengah sehingga terjadi aksi “kucing-kucingan” dengan aparat.

Menanggapi kondisi tersebut, Satlantas Polresta Sidoarjo juga memanfaatkan teknologi Electronic Data Capture (EDC) Mobile yang disiapkan oleh Ditlantas Polda Jawa Timur untuk membantu proses penindakan pelanggaran lalu lintas di lapangan.

Perangkat tersebut memungkinkan petugas mendokumentasikan pelanggaran secara otomatis. Data pelanggaran kemudian digunakan untuk menerbitkan surat tilang yang langsung dikirimkan kepada Perusahaan Otobus (PO) terkait, sehingga diharapkan para sopir bus lebih disiplin dan tidak lagi menggunakan bahu Jalan Raya Waru sebagai tempat ngetem demi kelancaran arus lalu lintas menuju Surabaya. (rif)

Example 120x600
Info Iklan hubungi 085183255578