HUTRI
Uncategorized

Program Pasar SIAP QRIS di Pasar Kapasan, Solusi Tepat Transaksi Non Tunai

119
×

Program Pasar SIAP QRIS di Pasar Kapasan, Solusi Tepat Transaksi Non Tunai

Sebarkan artikel ini
Img 20211114 095359 1
Info Iklan hubungi 085183255578

Kekompakan saat peresmian Pasar Kapasan menjadi Pasar SIAP QRIS.

Surabaya, Gelorajatim.com _ Kepala Perwakilan BI Provinsi Jatim Budi Hanoto bersama anggota Komisi XI DPR RI, Indah Kurnia, meresmian Pasar Kapasan menjadi pilot project program Pasar SIAP QRIS. Ini merupakan komitmen Bank Indonesia (BI) dalam memperluas akseptasi pembayaran digital.

Breaking News

Diketahui, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur melaksanakan kegiatan peresmian Pasar Sehat, Inovatif, Aman Pakai QRIS (SIAP QRIS) di Pasar Kapasan Surabaya. Program Pasar SIAP QRIS merupakan inisiasi Bank Indonesia bersama Kementerian Perdagangan sebagai implementasi digitalisasi pasar tradisional khususnya terkait sistem pembayaran. Disini Pasar Kapasan Surabaya menjadi salah satu dari 46 pasar di Indonesia yang menjadi pilot project program Pasar SIAP QRIS.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur, Budi Hanoto menyampaikan, sosialisasi dan launching implementasi QRIS ini sebagai perwujudan Kebhinekaan dan sinergi. Karena difasilitasi oleh 4 bank sekaligus yaitu Bank Mandiri, Bank Jatim, BNI, dan BCA, dan instansi lainnya dalam mendorong Jatim Bangkit. “Transaksi secara non tunai dengan QRIS menjadi salah satu alternatif solusi berkelanjutan untuk menjaga akselerasi pemulihan ekonomi,” terangnya, Minggu (14/11/2021).

Budi Hanoto menambahkan, Bank Indonesia akan terus berinovasi mendukung ekosistem QRIS seperti model bisnis QRIS on Delivery, QRIS Tanpa Tatap Muka, QRIS Customer Presented Mode, hingga pengembangan ke depan seperti QRIS Tarik Transfer Setor serta Pos Digital Financial Services.

“Diharapkan menjadi daya tarik bagi pelaku masyarakat dan UMKM dalam meningkatkan transaksi,” ujar Budi Hanoto.

Program Pasar SIAP QRIS di Pasar Kapasan tersebut diresmikan secara langsung oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur bersama Anggota Komisi XI DPR RI yaitu Indah Kurnia, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkot Surabaya, Pemimpin Kanwil 06 Bank BNI, Direktur Pengawasan LJKI OJK Jatim, Direktur Administrasi dan Keuangan PD Pasar Surya, dan Perwakilan Paguyuban Pasar Kapasan. Selain peresmian, Kepala Perwakilan Bank Indonesia bersama stakeholder melakukan uji coba pembayaran Iuran Layanan Pasar (ILP), donasi masjid, pembayaran belanja dan parkir dengan menggunakan QRIS. Dalam kesempatan tersebut, Bank Indonesia memberikan bantuan sarana dan prasarana pendukung digitalisasi berupa 12 unit penguat sinyal pada Pasar Kapasan sebagai bagian dari Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) yang diharapkan dapat memperlancar transaksi non tunai di Pasar Kapasan.

Anggota Komisi XI DPR RI, Indah Kurnia, menggarisbawahi bahwa Jawa Timur merupakan kontributor perekonomian terbesar kedua setelah DKI Jakarta, untuk itu masyarakat Jawa Timur beserta K/L terkait, memiliki peran besar dalam menciptakan Jawa Timur makmur. Untuk itu, salah satu bentuk upayanya adalah mendorong program nasional non tunai dengan membangun sistem pembayaran yang sehat, inklusif, dan aman dengan memakai QRIS. Kolaborasi merupakan strategi penting untuk saat ini dalam mengedepankan kelancaran dan kemudahan. (Heri Santoso)

Example 120x600
Info Iklan hubungi 085183255578