Sidoarjo, GELORAJATIM.COM – Program SIMMAMAH (Siap Melayani Masyarakat Malam Hari) kembali mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Ratusan warga memadati Balai Desa Trosobo, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, saat pelaksanaan pelayanan administrasi kependudukan pada Rabu malam (22/07/2026).
Sejak pukul 17.00 WIB, warga sudah mulai berdatangan meski loket pelayanan baru dibuka pukul 18.00 WIB. Antrean panjang terlihat di halaman balai desa. Beragam layanan dimanfaatkan masyarakat, mulai dari perekaman e-KTP pemula, pembaruan Kartu Keluarga (KK), pembuatan Kartu Identitas Anak (KIA), hingga aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).
Pelaksanaan SIMMAMAH di Desa Trosobo dipantau langsung oleh Pelaksana Harian (Plh) Kepala Desa Trosobo, Satria Alamsyah Raffsanjani. Kehadirannya untuk memastikan seluruh proses pelayanan berjalan tertib, lancar, dan masyarakat memperoleh layanan administrasi kependudukan dengan cepat serta nyaman.
Dalam keterangannya kepada awak media GELORAJATIM.COM, Satria Alamsyah Raffsanjani mengapresiasi inovasi pelayanan malam hari yang digagas Pemerintah Kecamatan Taman. Menurutnya, program tersebut sangat membantu masyarakat, khususnya warga yang memiliki kesibukan bekerja pada siang hari.
“Program SIMMAMAH ini sangat bagus untuk masyarakat dan wajib terus berkelanjutan. Warga kami sangat terbantu karena banyak yang bekerja di siang hari. Dengan adanya pelayanan malam, mereka bisa mengurus dokumen kependudukan tanpa harus meninggalkan pekerjaannya,” ujar Satria.
Manfaat program tersebut juga dirasakan langsung oleh warga. Nur Khasanah yang datang untuk mengurus perubahan Kartu Keluarga mengaku bersyukur dapat mengakses pelayanan tanpa mengganggu aktivitas kerjanya pada siang hari.
“Alhamdulillah akhirnya saya bisa mengurus dokumen kependudukan. Program ini sangat bermanfaat, terutama bagi kami yang sibuk bekerja di siang hari. Semoga pelayanan seperti ini terus ada setiap minggu,” tutur Nur Khasanah.
Hal serupa disampaikan Nur Subhana usai berhasil mengaktifkan Identitas Kependudukan Digital (IKD). Ia menilai pelayanan berlangsung cepat, ramah, dan semakin mendekatkan pemerintah dengan masyarakat.
“Program seperti ini harus terus dijalankan. Pelayanannya cepat, petugasnya ramah, dan lokasinya dekat dengan masyarakat. Malam hari menjadi waktu yang paling ideal bagi kami untuk mengurus administrasi,” katanya.
Pantauan GELORAJATIM.COM, sejak SIMMAMAH kembali digelar, setiap desa maupun kelurahan yang menjadi lokasi pelayanan selalu dipadati ratusan warga hingga pelayanan berakhir pukul 21.00 WIB. Bahkan, di beberapa kesempatan antrean masih terlihat hingga menjelang penutupan layanan. Tingginya antusiasme masyarakat ini menjadi bukti bahwa inovasi pelayanan publik pada malam hari benar-benar menjawab kebutuhan warga Kecamatan Taman. (rif)
















