Hari jadi
Edukasi

Pemberdayaan Peternak Lokal melalui Diversifikasi Produk Susu dan Transformasi Digital Menuju Ekonomi Berkelanjutan

118
×

Pemberdayaan Peternak Lokal melalui Diversifikasi Produk Susu dan Transformasi Digital Menuju Ekonomi Berkelanjutan

Sebarkan artikel ini
Img 20250728 Wa0007 1
Sumber : dokumentasi pribadi
Info Iklan hubungi 085183255578

PASURUAN, GELORAJATIM.COM — 27 Juli 2025. Peternak lokal di Desa Kemiri, Kecamatan Puspo, Kabupaten Pasuruan kini tengah naik kelas. Tak lagi hanya bergantung pada penjualan susu segar, mereka mulai mengolahnya menjadi produk bernilai tinggi seperti keju dan yoghurt, serta menjualnya secara digital. Transformasi ini merupakan hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat yang digelar oleh kolaborasi tim dosen dan mahasiswa dari UPN Veteran Jawa Timur dan Universitas Dr. Soetomo.

Kegiatan ini merupakan bagian dari skema Program Kemitraan Masyarakat (PKM) yang didanai oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) melalui Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan (Ditjen Risbang) tahun 2025, dengan judul program: “Peningkatan Daya Saing Produk Susu melalui Diversifikasi dan Pemasaran Digital untuk Keberlanjutan Ekonomi Peternak Lokal Pasuruan.”

Breaking News

Program ini diketuai oleh Dewi Deniaty Sholihah, dosen Program Studi Manajemen UPN Veteran Jawa Timur. Hingga saat ini, kegiatan telah berlangsung dalam tiga tahapan. Pertemuan pertama pada Juni Tahun 2025 berupa sosialisasi analisis kelayakan usaha produk olahan susu seperti keju dan yoghurt, serta strategi pemasarannya. Pertemuan kedua dilaksanakan pada 24 Juli 2025 dalam bentuk pelatihan praktik pembuatan keju dan yoghurt. Sesi ketiga, yang akan datang, akan fokus pada strategi branding dan pemasaran digital berbasis media sosial dan marketplace.

Kelompok peternak sapi perah “Sidomuncul 2” menjadi mitra utama dalam kegiatan ini. Para peternak tidak hanya dibekali keterampilan teknis dalam pengolahan produk, tetapi juga diperkenalkan dengan pemanfaatan teknologi untuk memasarkan hasil olahan secara lebih luas. Langkah ini diyakini mampu menjawab tantangan rendahnya harga jual susu segar serta membuka peluang pasar baru yang lebih menjanjikan.

Img 20250728 Wa0008
Sumber : dokumentasi pribadi

Antusiasme mitra tergambar jelas dari pernyataan Pak Suhadi, Ketua Kelompok Tani Sidomuncul 2.

“Kami sangat bersyukur atas pendampingan dari para dosen ini. Selama ini kami hanya tahu jual susu segar, tapi sekarang kami bisa bikin keju dan yoghurt sendiri. Bahkan diajari cara jualan lewat internet. Ini benar-benar membuka wawasan dan harapan baru bagi kami,” ujarnya penuh semangat.

Lebih dari sekadar pelatihan teknis, kegiatan ini membuka cakrawala baru dalam memandang potensi usaha berbasis sumber daya lokal. Peternak mulai berorientasi pada inovasi produk dan efisiensi usaha yang berkelanjutan.

Dewi Deniaty Sholihah, selaku ketua tim pelaksana, menambahkan,

“Kami percaya bahwa peningkatan daya saing peternak lokal harus dimulai dari diversifikasi produk yang bernilai tambah dan strategi pemasaran yang relevan dengan perkembangan zaman. Inilah kontribusi kami dalam membangun ekonomi desa yang lebih mandiri dan berkelanjutan.”

Kegiatan ini tidak hanya selaras dengan misi Diktisaintek berdampak melalui pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga mendukung Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya pada poin ke-6 yakni peningkatan produktivitas rakyat dan daya saing di pasar internasional. Selain itu, kegiatan ini berkontribusi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya poin ke-8 (pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi) dan poin ke-9 (inovasi dan infrastruktur).

Dengan sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat, kegiatan ini menjadi bukti bahwa pemberdayaan berbasis kemitraan dapat menjadi fondasi ekonomi lokal yang tangguh. Para peternak yang dulunya hanya sebagai produsen kini tumbuh menjadi pelaku usaha yang mampu bersaing di era digital. Inilah langkah nyata menuju kemandirian desa dan keberlanjutan ekonomi rakyat. (Red)

Example 120x600
Info Iklan hubungi 085183255578