PAMEKASAN, gelorajatim.com/ – Pemerintah Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, merencanakan akan memberikan hadiah penghargaan umrah bagi 189 guru ngaji di Bumi Gerbang Salam. Setiap guru ngaji bisa dipilih setelah melalui proses usulan desa dan seleksi serta survei pemerintah.
“Mohon doanya tahun depan pemkab akan mengumrahkan hampir 200 guru ngaji di desa-desa. Semoga rencana ini bisa terwujud. Tahun ini anggarannya hanya 40 orang, tahun depan insyaallah kita lengkapi 189 orang,” kata Bupati Pamekasan Baddrut Tamam saat acara pemberian uang kehormatan kepada imam masjid.
Dari itu Bupati muda tersebut meminta dukungan masyarakat untuk ikut menyukseskan rencana program tersebut. Teknisnya, kata dia, pemerintah akan melakukan survei untuk menentukan guru ngaji layak atau tidaknya diumrahkan.
“Setiap desa diwajibkan mengusulkan lima nama guru ngaji untuk disurvei dan akan dipilih satu orang di setiap desa,” ujarnya.
.
Di samping itu, Mantan Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dua periode tersebut mengajak masyarakat untuk bahu-membahu menuntaskan berbagai persoalan yang terjadi di Jawa Timur, khususnya di Kabupaten Pamekasan, Pulau Madura.
“Saya mohon ayo jaga kebersamaan. Jatim ini secara nasional pengguna dan pengedar narkoba masuk peringkat pertama di Indonesia. Dan yang membuat Jawa Timur itu menjadi peringkat pertama di Indonesia karena faktor Madura. Padahal, di Kabupaten Pamekasan masjidnya lebih 1.000, musala 6.000, dan 336 pesantren,” jelasnya.
Sebagai solusi sosialnya, Bupati yang akrab dipanggil Mas Tamam itu meminta peran para khatib salat jumat dan juru dakwah untuk mengajak masyarakat menjauhi dan menghindari narkoba. Sebab barang haram tersebut konsekuensinya akan merusak masa depan bangsa.
“Ini penting, kalau hanya berbicara Islamphobia, ini negara kita sudah aman dan tenteram. Saya mohon kepada para mubalig, ulama, dua hal penting ini, jaga kerukunan dan hindari narkoba dan dengan merajut kebersamaan. Menjaga Indonesia ini mudah yakni dengan tidak meretakkan dan saling membantu di antara kita itu sudah lebih dari cukup,” tandasnya.
Reporter : Rus
















