GELORAJATIM.COM — 7 Juni 2024. Pemerintah Indonesia meluncurkan program anti rokok di sekolah, bertajuk “Menolak Asap, Membangun Masa Depan.” Inisiatif ini bertujuan mengurangi prevalensi merokok di kalangan remaja melalui edukasi, kampanye, dan kebijakan sekolah yang mendukung lingkungan bebas rokok.
Program ini merespons data Riset Kesehatan Dasar 2018 yang menunjukkan peningkatan proporsi perokok usia 15 tahun ke atas menjadi 36,3%. Melalui program ini, pemerintah berharap dapat melindungi generasi muda dari dampak negatif merokok dan membentuk perilaku sehat sejak dini.
Dengan mengadopsi model Precede-Proceed, program ini akan melalui tahap perencanaan, implementasi, dan evaluasi yang komprehensif. Langkah-langkah ini mencakup pengenalan masalah, identifikasi faktor penyebab, dan perancangan intervensi yang efektif.
Faktor predisposisi seperti pengetahuan tentang bahaya merokok dan norma sosial yang melingkupinya akan dievaluasi. Program ini juga memperhatikan dukungan teman sebaya dan pengaruh media yang sering mempromosikan citra positif tentang merokok.
Tahap implementasi melibatkan pengembangan kebijakan sekolah yang mendukung, penyelenggaraan sesi edukasi, dan kampanye anti rokok. Staf sekolah akan dilatih untuk melaksanakan program ini dan mencapai target siswa yang representatif.
Evaluasi program dilakukan dalam empat tahap, mulai dari evaluasi formatif hingga evaluasi diseminasi. Tahap ini memastikan program dapat diterapkan secara efektif dan mencapai perubahan perilaku signifikan di kalangan siswa.
Evaluasi dampak dan hasil perilaku akan mengukur penurunan jumlah perokok muda dan peningkatan kesadaran akan bahaya merokok. Efektivitas biaya juga akan dianalisis untuk memastikan program ini memberikan manfaat ekonomi yang optimal.
Keberhasilan program ini tidak hanya diukur dari penurunan prevalensi merokok, tetapi juga dari peningkatan kesehatan remaja secara keseluruhan. Penilaian validitas internal dan eksternal akan memastikan program ini dapat diterapkan di berbagai sekolah dengan hasil yang konsisten.
Pemerintah berharap program ini diadopsi secara luas oleh sekolah-sekolah di seluruh Indonesia. Dengan dukungan dari seluruh pemangku kepentingan, program “Menolak Asap, Membangun Masa Depan” dapat menciptakan lingkungan yang mendukung gaya hidup sehat tanpa rokok.
Penulis: Tiska Lozikania Mawardani







