Hari jadi
Uncategorized

Mengaku Pernah Tinggal di Pinggir Kali Hingga Gua, Pria di Pacitan Ini Mulai Tempati Rumah FABA

125
×

Mengaku Pernah Tinggal di Pinggir Kali Hingga Gua, Pria di Pacitan Ini Mulai Tempati Rumah FABA

Sebarkan artikel ini
Img 20211025 Wa0036 1
Info Iklan hubungi 085183255578

PJB Peduli kepada Abdul Mungin Desa Sudimoro, Pacitan.

GeloraJatim.com _ Abdul Mungin, warga di RT 01, RW 09, Dusun Rejomulyo, Desa/Kecamatan Sudimoro, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur kini bisa tidur nyenyak. Pasalnya, saat ini ia sudah mulai menempati rumah baru.

Breaking News

Rumah yang ia tempati itu adalah Rumah FABA (Fly Ash and Bottom Ash) atau abu sisa pembakaran batu bara. Rumah tersebut merupakan Corporate Social Responbility (CSR) dari PJB UBJOM PLTU Pacitan.

Pria 50 tahun itu dipilih sebagai warga penerima bantuan, karena selama ini ia tidak memiliki rumah. Dia mengaku sempat tinggal di Hutan, di Gua, dan terakhir pada gubuk reot yang tidak memiliki dinding dan pintu. Di samping itu, Abdul Mungin tidak memiliki pekerjaan tetap atau hanya memelihara ternak milik orang.

“Sebelumnya saya berkeliaran kemana-mana, pernah tinggal di hutan, di pinggir kali (sungai), pantai, Gua, di gubuk reot dengan alas tidur 1×1,8 meter,” ucap Abdul Mungin, Senin (25/10/2021).

Setelah mendapat bantuan Rumah FABA tersebut, ia tidak mengira. Bahkan, hal itu seperti mimpi. “Rasanya seperti mimpi saya bisa punya rumah. Tidak menyangka. Saya sangat berterima kasih kepada PLTU Pacitan, desa, jajaran TNI-Polri dan orang-orang yang telah membantu saya,” ungkapnya, sambil mengusap air mata.

Dalam pembangunan rumah dengan luas 24 meter persegi itu, tembok rumah tersebut dibangun menggunakan batako sejumlah 1.600 buah. Batako tersebut didatangkan dari PLTU Pacitan yang berjarak 20 kilometer dari lokasi rumah Abdul Mungin.

Menurut General Manager PT PJB UBJOM Pacitan, Dwi Juli Harsono, pemberian batako dan Rumah FABA itu merupakan tanggung jawab sosial perusahaan.

“FABA kami tidak dijual, kami persembahkan untuk masyarakat sekitar, dan pembangunan infrastruktur Kabupaten Pacitan pada khususnya. Agar Kabupaten Pacitan dan masyarakat sekitar dapat berkembang serta memanfaatkan potensi sumberdaya yang cukup melimpah,” terang Dwi, seusai penyerahan kunci rumah.

Hal itu, kata dia, sesuai misi dari Bupati Pacitan yakni, mewujudkan Percepatan Pemerataan Pembangunan infrastruktur dan pembangunan wilayah perbatasan dengan tetap memperhatikan kualitas lingkungan hidup. “Program ini juga selaras dengan prinsip 3P CSR PT PJB. People, profit, dan planet,” katanya.

Saat ini, lanjutnya, PT PJB sedang memproses pembangunan 5 rumah FABA di wilayah Kecamatan Sudimoro, yakni di Desa Ketanggung, Karangmulyo dan Sukorejo.

“Dengan membangun rumah FABA ini, kami dapat menghemat Rp52 juta untuk tiap rumah yang dibangun. Selain itu PT PJB UBJOM PACITAN telah membagikan sekitar 150.000 paving dan batako ke masyarakat sekitar,” ungkapnya.

Dwi menambahkan, ke depan PT PJB UBJOM Pacitan akan terus memberikan bantuan FABA, baik raw material (bahan baku) yang dapat digunakan sebagai stabilitasi tanah, media tanam, untuk menstimulus pertumbuhan ekonomi masyarakat di Pacitan melalui UMKM dan pemkab.

“Dengan limbah yang jumlahnya ratusan ton per hari, pemanfaatan FABA ini diharapkan dapat mendukung pembangunan insfrastruktur di Pacitan dan bisa bermanfaat,” imbuhnya.

Sebagai informasi, selain peresmian Rumah FABA, PT PJB UBJOM Pacitan bersama rombongan meninjau dan meresmikan pengecoran Jalan FABA di Desa Sumberejo, Kecamatan Sudimoro.

Penulis : Sigit

Example 120x600
Info Iklan hubungi 085183255578