SURABAYA, GELORAJATIM.COM — Untuk mewujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi, Kelompok Mahasiswa/I KKN NON KKN-T MBKM UPN “Veteran“ Jawa Timur yang terdiri dari 7 (tujuh) orang yaitu, Mochammad Firmansyah Dwi Setiawan, Helga Anindya Putri, Salma Kirana Nariswari, Dear Prasastika, Sevina Ayu Wulandari, Kendra Kaulika Aliyah, dan Silvia Anggriyani Agustina telah melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di Kampung Pelangi, Kenjeran Surabaya.
Kegiatan tersebut dengan mengusung tema “Ceria Ilmu Untuk Kebahagiaan Bersama (CILUKBA)“ yang dikemas dengan acara sosialisasi bagaimana cara menanggulangi Bullying dan mencegah kekerasan seksual pada anak-anak.
Melalui Program Merdeka Belajar – Kampus Merdeka, Kementerian Pendidikan dan Budaya memberikan kesempatan untuk mahasiswa mengaplikasikan ilmu yang mereka dapatkan kepada praktik lapangannya. Kesempatan itulah yang dimanfaatkan oleh para mahasiswa dari kelompok KKN MBKM UPN “Veteran” Jawa Timur, dimana mereka menggunakan waktu perkuliahan mereka untuk “kembali” kepada masyarakat.

“Dalam menyampaikan materi, kelompok kami menggunakan metode pemaparan materi lalu dilanjut dengan sesi tanya jawab dan diakhiri dengan ice breaking. Audiens tampak sangat antusias dalam mendengarkan materi yang disampaikan oleh pemateri,“ kata Helga Anindya, salah satu mahasiswa.
“Tujuan kami dalam melaksanakan sosialisasi anti bullying dan anti kekerasan seksual ini untuk lebih memberikan pengetahuan kepada anak-anak sejak dini mengenai pengertian dan dampak dari tindakan tersebut. Dengan maraknya kasus bullying dan kekerasan seksual, kelompok kami tertarik untuk mengusung topik ini kepada anak-anak dibawah umur,“ ujar Mochmmad Firmansyah, salah satu mahasiswa menjelaskan tujuan kegiatan KKN NON KKN-T MBKM yang dilaksanakan,
KKN-T merupakan salah satu program MBKM yang dilaksanakan oleh UPN Veteran Jatim. Fokus utama acara tersebut adalah memberikan pengetahuan kepada anak-anak untuk mengatasi bullying dan juga kekerasan seksual pada anak-anak.
Kegiatan itu dikemas melalui rangkaian kegiatan sosialisasi, tanya jawab, dan games yang dapat menyadarkan agar tidak melakukan bullying. Peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi, untuk mengikuti acara sosialisasi tersebut dapat dilihat dengan banyaknya pertanyaan yang ditanyakan selama kegiatan berlangsung.
“Kegiatan ini merupakan wujud dari pengabdian kepada masyarakat agar masyarakat lebih terbuka mengenai permasalahan bullying dan kekerasan seksual yang sedang marak” ujar Salma Kirana, salah satu mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur
Tujuan utama untuk dari sosialisasi ini adalah agar anak-anak dapat memahami dan menanggulangi akan bahayanya bullying dan juga kekerasan seksual. Dengan demikian, diharapkan akan memberi dampak yang positif dalam menanggulangi bullying serta kekerasan seksual.
Penulis : Helga Anindya Putri, Mochammad Firmansyah Dwi Setiawan, Salma Kirana Nariswari dan Dear Prasastika.
















