Hari jadi
PeristiwaPemerintah

Luapan Sungai Buntung Rendam Enam Desa di Taman, Ratusan Rumah di Bringinbendo Terdampak

624
×

Luapan Sungai Buntung Rendam Enam Desa di Taman, Ratusan Rumah di Bringinbendo Terdampak

Sebarkan artikel ini
20260216 114650 Scaled
Balai Desa Bringinbendo tak luput dari banjir dan menjadi tempat anak-anak warga sekitar bermain air
Info Iklan hubungi 085183255578

Sidoarjo, GELORAJATIM.COM – Luapan air dari Sungai Buntung kembali memicu banjir di wilayah Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo. Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur sejak Minggu (15/02/2026) malam hingga Senin (16/02/2026) pagi membuat debit air meningkat dan masuk ke permukiman warga. Sedikitnya enam desa terdampak genangan dengan ketinggian bervariasi.

Salah satu wilayah yang terdampak cukup parah adalah Desa Bringinbendo. Banjir di desa ini bahkan telah berlangsung selama sepekan terakhir. Meski sempat surut, air kembali naik dan merendam jalan desa serta rumah warga di beberapa titik.

Breaking News

Kepala Desa Bringinbendo, H. Sholeh Dwi Cahyono, menjelaskan bahwa genangan terjadi di tiga dusun, yakni Bringin Wetan, Bringin Kulon, dan Bendo. “Banjirnya di tiga dusun. Ketinggian air berkisar antara 15 hingga 30 sentimeter,” ujarnya.

Ia merinci, dampak terparah terjadi di Dusun Bringin Kulon dengan 119 rumah terdampak, disusul Dusun Bringin Wetan sebanyak 47 rumah dan Dusun Bendo lima rumah. “Kalau di Dusun Bendo paling banyak yang terdampak sawah, bukan rumah. Dalam dua bulan terakhir, banjir kali ini termasuk yang terparah,” ungkap H. Sholeh.

Sementara itu, Camat Taman, Ahmad Fauzi, menyebut selain Bringinbendo, lima desa lain yang ikut terdampak adalah Kramatjegu, Tanjungsari, Pertapanmaduretno, Ketegan, dan Trosobo. Ia memastikan pemerintah kecamatan bersama instansi terkait terus melakukan koordinasi guna mempercepat penanganan di lapangan.

Di sisi lain, Kepala DPUBMSDA Kabupaten Sidoarjo, M. Makhmud, mengatakan langkah cepat telah dilakukan dengan mengerahkan dua pompa portable ke lokasi terdampak. “Dua pompa portable sudah kami kerahkan untuk percepatan penanganan di lokasi. Kami juga menyiapkan rencana pengalihan aliran dari Sungai Buntung ke Sungai Pelayaran dan Sungai Mangetan Kanal Dungus agar genangan lebih cepat surut,” jelasnya.

Selain pengerahan pompa, normalisasi saluran drainase di sejumlah titik rawan juga disiapkan sebagai langkah lanjutan. Petugas masih terus memantau perkembangan debit air guna mengantisipasi potensi kenaikan susulan, terutama jika hujan deras kembali mengguyur wilayah Kecamatan Taman dan sekitarnya. (rif)

Example 120x600
Info Iklan hubungi 085183255578