Sidoarjo, GELORAJATIM.COM – Aksi tiga pria yang diduga mencuri kabel panel dan travo listrik di gudang eks pabrik bata ringan milik Ketua MPC Pemuda Pancasila Sidoarjo, H. Mursidi, berakhir di tangan warga. Ketiganya dipergoki saat hendak membawa kabur barang-barang dari gudang yang berada di Jalan Sawah, Dusun Temenggungan, Desa Bakungtemenggungan, Kecamatan Balongbendo, Jumat (31/07/2026) dini hari.
Ketiga terduga pelaku masing-masing berinisial A (33), T.N. (35), dan K (42), yang seluruhnya merupakan warga Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik. Mereka kemudian diserahkan warga kepada anggota Polsek Balongbendo untuk menjalani proses hukum.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, kecurigaan warga muncul sejak Kamis (30/07/2026) sekitar pukul 23.00 WIB. Saat itu, dua orang terlihat masuk ke dalam area gudang eks pabrik yang sudah tidak beroperasi. Warga memilih mengawasi dari kejauhan sambil menghubungi warga lainnya agar tidak kehilangan jejak para pelaku.
Sekitar pukul 03.00 WIB, seorang pria lainnya datang mengendarai sepeda motor dan diduga bergabung dengan dua rekannya. Tak lama kemudian, ketiganya keluar dari dalam gudang sambil membawa sejumlah barang yang diduga hasil curian.
Tanpa memberi kesempatan melarikan diri, warga langsung mengepung dan mengamankan ketiga pria tersebut. Mereka kemudian dibawa ke Balai Desa Bakungtemenggungan bersama barang bukti sebelum Kepala Desa menghubungi Polsek Balongbendo.
Petugas piket yang menerima laporan sekitar pukul 04.14 WIB langsung mendatangi balai desa. Selanjutnya, ketiga terduga pelaku berikut barang bukti diamankan ke Mapolsek Balongbendo untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Dari tangan para terduga pelaku, polisi mengamankan satu unit sepeda motor Honda Beat bernomor polisi W 6305 GU, 20 potong kabel panel, serta 12 unit travo listrik yang diduga berasal dari gudang milik H. Mursidi.
Kanit Reskrim Polsek Balongbendo, Ipda Ferry, membenarkan adanya penyerahan tiga terduga pelaku oleh masyarakat. “Kami menerima penyerahan tiga orang terduga pelaku beserta barang bukti dari warga. Selanjutnya dilakukan olah TKP, pemeriksaan saksi-saksi, pengamanan barang bukti, serta pemeriksaan terhadap ketiga terduga pelaku untuk proses penyidikan lebih lanjut,” tegas Ferry.
Ipda Ferry menambahkan, hingga kini penyidik masih mendalami peran masing-masing terduga pelaku, termasuk menghitung nilai kerugian yang dialami pemilik gudang. Polisi juga mengapresiasi tindakan warga yang memilih menyerahkan para terduga pelaku kepada aparat sehingga penanganan perkara dapat dilakukan sesuai prosedur hukum dan situasi tetap kondusif.
Sementara itu, H. Mursidi ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian pembobolan gudang miliknya yang ada di Balongbendo,”Benar mas, itu gudang milik saya dan saya sudah dihubungi Kepala Desa Bakungtemenggungan dan Ketua PAC Pemuda Pancasila Balongbendo, saat ini ketiga pelaku sudah diamankan di Polsek Balongbendo,” ujarnya singkat. (rif)
















