Hari jadi
News

Lapas Porong Raih Radar Surabaya Award 2026, Program Ketahanan Pangan Jadi Percontohan Nasional

2
×

Lapas Porong Raih Radar Surabaya Award 2026, Program Ketahanan Pangan Jadi Percontohan Nasional

Sebarkan artikel ini
Img 20260731 Wa0136 Scaled
Kepala Lapas Kelas I Surabaya Sohibur Rachman (Dua dari kanan) menerima penghargaan Radar Surabaya Award 2026 kategori Lapas dengan Program Asta Cita Bidang Ketahanan Pangan Pemasyarakatan Terbaik pada malam penganugerahan di Vasa Hotel Surabaya.
Info Iklan hubungi 085183255578

Sidoarjo, GELORAJATIM.COM – Komitmen membangun lembaga pemasyarakatan yang produktif kembali membuahkan hasil. Lapas Kelas I Surabaya atau Lapas Porong berhasil meraih Penghargaan Bidang Pelayanan Publik kategori Lapas dengan Program Asta Cita Bidang Ketahanan Pangan Pemasyarakatan Terbaik dalam ajang Radar Surabaya Award 2026 yang digelar di Vasa Hotel Surabaya, Kamis (30/07/2026) malam.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan Lapas Porong mengembangkan program ketahanan pangan yang tidak hanya mendukung pembinaan warga binaan, tetapi juga berkontribusi terhadap program ketahanan pangan nasional. Transformasi tersebut menjadikan Lapas Porong sebagai salah satu contoh lembaga pemasyarakatan yang mampu menghadirkan inovasi dan manfaat nyata bagi masyarakat.

Breaking News

Keberhasilan itu diawali dengan pemanfaatan lahan tidur seluas 5.860 meter persegi yang sebelumnya tidak produktif. Sejak 2025, lahan tersebut diolah menjadi kawasan pertanian, peternakan, dan perikanan. Dari program itu, Lapas Porong berhasil melakukan panen perdana jagung manis sebanyak 2,5 ton hanya bermodalkan dua kilogram bibit, sebagai bagian dari implementasi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Program tersebut juga merupakan tindak lanjut arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto yang mendorong seluruh satuan kerja pemasyarakatan untuk aktif mendukung penguatan ketahanan pangan nasional melalui pemanfaatan sumber daya yang dimiliki.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital RI, Nezar Patria, menegaskan pentingnya keberadaan media lokal sebagai penjernih informasi di tengah derasnya arus konten media sosial. Menurutnya, jurnalisme tetap menjadi ruang yang mampu menjaga kualitas dan kepercayaan publik terhadap informasi.

“Jurnalisme adalah ruang penjernih informasi, ruang dimana informasi bisa dijaga dan kita percaya,” ujar Nezar. Ia juga mengajak insan media menghadirkan lebih banyak pemberitaan yang memberi dampak positif bagi masyarakat. “Dulu bad news is good news, namun sekarang kita harus beralih ke good news is a good news,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas I Surabaya, Sohibur Rachman, mengaku penghargaan tersebut menjadi kejutan sekaligus tantangan bagi seluruh jajaran Lapas Porong. Menurutnya, selama ini pihaknya hanya menjalankan tugas sesuai amanah, namun perhatian media terhadap berbagai inovasi yang dilakukan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan pelayanan kepada warga binaan maupun masyarakat.

“Ini tantangan sebenarnya bagi kami. Menurut kami, kami bekerja normal, normatif dengan apa yang menjadi tanggung jawab kami. Tapi rekan-rekan media sangat care, sehingga malam ini menjadi surprise bagi kami. Penghargaan ini menjadi motivasi agar jajaran kami terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada warga binaan, pelayanan kepada publik, dan masyarakat,” kata Sohibur.

Ia menegaskan penghargaan tersebut tidak membuat pihaknya berpuas diri. Lapas Porong akan terus memperkuat program ketahanan pangan yang telah berjalan selama dua tahun terakhir.

“Kami akan tetap konsen menjalankan Asta Cita Presiden yang dijabarkan dalam 15 perintah Menteri, salah satunya ketahanan pangan. Tahun 2026 akan terus ada upaya peningkatan untuk memperkuat ketahanan pangan di Lapas Porong. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berinovasi, meningkatkan kualitas pelayanan, memberikan pengabdian terbaik kepada publik, serta mendukung program pemerintah,” ungkapnya.

Direktur Radar Surabaya, Lilik Widyantoro, mengatakan Radar Surabaya Award merupakan bentuk apresiasi kepada individu maupun lembaga yang mampu menghadirkan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.

“Radar Surabaya Awards merupakan bentuk penghargaan bagi individu maupun lembaga yang telah memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah. Kemajuan hanya dapat diwujudkan melalui sinergi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, komunitas, dan masyarakat,” tuturnya. Selain Lapas Kelas I Surabaya, penghargaan juga diberikan kepada sejumlah tokoh nasional, kepala daerah, dan pemangku kepentingan yang dinilai berkontribusi terhadap kemajuan Jawa Timur dan Indonesia. (rif)

Example 120x600
Info Iklan hubungi 085183255578