PASURUAN,GELORAJATIM COM – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pasuruan tancap gas dalam mengawal program kerja tahun anggaran 2026. Melalui Rapat Kerja (Raker) yang digelar intensif, instansi ini melakukan penandatanganan dokumen strategis sekaligus evaluasi mendalam terhadap capaian kinerja Triwulan I tahun 2026 Senin (13/4/26).
Kegiatan yang dihadiri oleh seluruh jajaran pimpinan, kepala KUA, hingga kepala madrasah se-Kabupaten Pasuruan ini menjadi momentum penting untuk memastikan seluruh target program prioritas berjalan sesuai koridor (on the track).
Plt Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Pasuruan Gus Shampton menegaskan bahwa penandatanganan dokumen strategis ini bukan sekadar seremoni formalitas. Hal ini merupakan bentuk komitmen pakta integritas dan janji kinerja yang harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.
“Kita memasuki tahun 2026 dengan tantangan yang lebih kompleks. Penandatanganan dokumen strategis ini adalah komitmen nyata kita untuk memberikan pelayanan publik yang lebih cepat, transparan, dan akuntabel. Kita ingin memastikan Triwulan I ini menjadi fondasi kuat untuk sisa tahun berjalan,” ujarnya di sela-sela kegiatan.
Evaluasi Triwulan I: Fokus pada Kualitas Layanan
Dalam sesi evaluasi capaian kinerja Triwulan I, forum menyoroti beberapa poin krusial, mulai dari optimalisasi layanan digital di KUA, peningkatan mutu pendidikan madrasah, hingga serapan anggaran yang harus tepat sasaran.
Kemenag Pasuruan mencatat adanya tren positif dalam implementasi program-program keagamaan yang menyentuh lapisan masyarakat bawah. Namun, evaluasi tetap dilakukan secara ketat untuk meminimalisir kendala administratif maupun teknis di lapangan.
“Evaluasi ini penting agar kita tidak terlena. Apa yang sudah baik kita tingkatkan, yang masih kurang segera kita cari solusinya (solutif). Target kita jelas, predikat kinerja harus naik dan kepuasan masyarakat terhadap layanan Kemenag di Kabupaten Pasuruan harus terus meningkat,” lanjutnya.
Transformasi Digital dan Penguatan Moderasi
Selain urusan administratif, Raker kali ini juga mempertegas posisi Kemenag Pasuruan dalam mengawal moderasi beragama dan transformasi digital. Penggunaan aplikasi terintegrasi untuk berbagai layanan terus didorong agar masyarakat Pasuruan semakin mudah mengakses informasi dan bantuan dari Kemenag.
Dengan terlaksananya Raker ini, Kemenag Kabupaten Pasuruan optimistis mampu mencapai target kinerja tahun 2026 secara maksimal, sekaligus menjaga marwah institusi sebagai garda terdepan dalam pelayanan urusan agama dan pendidikan di wilayah Kabupaten Pasuruan.
Kegiatan diakhiri dengan diskusi panel dan pemaparan rencana aksi untuk Triwulan II, yang diharapkan dapat mengakomodasi kebutuhan umat dengan lebih responsif dan inovatif. (Puj)
















