Sidoarjo, GELORAJATIM.COM – Kecelakaan lalu lintas tunggal yang merenggut korban jiwa terjadi di wilayah hukum Polresta Sidoarjo, tepatnya di Jalan Desa Watesari, Kecamatan Balongbendo, pada Minggu (22/03/2026) malam. Insiden tragis tersebut melibatkan satu unit sepeda motor yang dikendarai oleh seorang pelajar di bawah umur.
Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 21.45 WIB, di depan rumah warga bernama Pak Duan, RT 5 RW 1 Desa Watesari. Sepeda motor Yamaha dengan nomor polisi W 5307 UU diketahui dikendarai oleh Ibrahim Putra Rahmadika (12), warga Dusun Tropodo, Kecamatan Krian, yang saat itu berboncengan dengan dua rekannya.
Dua penumpang yang turut dibonceng yakni Mochamad Rendy Febriansyah (12) yang duduk di tengah, serta Mich. Lutfi Maulana (14) yang berada di posisi belakang. Ketiganya diketahui masih berstatus pelajar dan berasal dari wilayah yang sama.
Berdasarkan kronologi kejadian, sepeda motor melaju dari arah selatan ke utara, tepatnya dari Desa Gagang Kepuhsari menuju Desa Watesari. Sesampainya di lokasi kejadian, kendaraan tersebut diduga oleng ke kiri hingga akhirnya menabrak pagar tembok rumah warga, yang mengakibatkan kecelakaan tidak dapat dihindari.
Akibat insiden tersebut, pengendara sepeda motor, Ibrahim Putra Rahmadika, dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara itu, penumpang yang berada di tengah, Mochamad Rendy Febriansyah, mengalami luka-luka dan harus menjalani perawatan intensif di RS Anwar Medika Balongbendo akibat luka pada bagian kelopak mata kiri, dada kiri, dan perut. Sedangkan satu penumpang lainnya dilaporkan selamat.
Kapolsek Balongbendo, Kompol Sugeng Sulistiyono, S.H., M.H., menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan penanganan awal di lokasi kejadian. “Petugas langsung mendatangi dan melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, serta mengevakuasi korban ke rumah sakit. Selain itu, kami juga telah mengajukan permohonan visum untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut,” ujarnya.
Lebih lanjut, Kompol Sugeng menambahkan bahwa berdasarkan hasil sementara, kecelakaan diduga disebabkan oleh kurangnya kehati-hatian pengendara. “Faktor utama sementara adalah kelalaian pengemudi, mengingat pengendara masih di bawah umur dan tidak memiliki SIM. Kasus ini selanjutnya kami limpahkan ke Unit Gakkum Polresta Sidoarjo untuk penanganan lebih lanjut,” pungkasnya. (rif)
















