Hari jadi
Peristiwa

Misteri Kematian ASN Bangkalan di Bandara Juanda, Keluarga Belum Kenali Pria dalam Rekaman CCTV

10
×

Misteri Kematian ASN Bangkalan di Bandara Juanda, Keluarga Belum Kenali Pria dalam Rekaman CCTV

Sebarkan artikel ini
20260628 103544
Foto pria yang diduga ada kaitannya dengan penemuan jenazah RYS di mobil dinas Pemkab Bangkalan. (Foto Istimewa)
Info Iklan hubungi 085183255578

Kasus kematian RYS (50), aparatur sipil negara (ASN) Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Kabupaten Bangkalan, masih menyisakan banyak tanda tanya. Salah satu petunjuk yang kini menjadi perhatian adalah kemunculan seorang pria yang terekam kamera pengawas (CCTV) keluar dari mobil dinas korban di area parkir Terminal 1 Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo.

Pihak keluarga mengaku belum mengetahui identitas pria tersebut. Foto sosok yang terekam CCTV itu baru diketahui keluarga saat proses autopsi berlangsung. Hingga kini, baik keluarga maupun rekan kerja korban belum dapat memastikan siapa pria yang terlihat dalam rekaman tersebut.

Breaking News

Kuasa hukum keluarga RYS, Risang Bima Wijaya, mengatakan pihaknya telah menunjukkan foto pria tersebut kepada sejumlah rekan kerja korban dengan harapan ada yang mengenali identitasnya. Namun, upaya itu belum membuahkan hasil.

“Gerak-geriknya juga tidak ada yang terasa familiar bagi keluarga maupun teman-teman kantor. Kami sudah menunjukkan foto itu kepada rekan-rekan kerjanya, tetapi tidak ada yang mengenali,” ujar Risang Bima Wijaya.

Menurut Risang, berdasarkan rekaman CCTV yang diperlihatkan kepada keluarga, pria tersebut memiliki ciri-ciri rambut ikal di bagian samping, rambut kanan dan kiri rapi, berkulit putih bersih, mengenakan kacamata minus, memakai jam tangan di tangan kiri, serta menggunakan masker sehingga wajahnya tidak terlihat secara jelas.

Selain itu, Risang menjelaskan bahwa selama ini RYS terbiasa menggunakan mobil dinas Pemerintah Kabupaten Bangkalan tanpa didampingi sopir tetap. Korban lebih sering mengemudikan sendiri kendaraan dinasnya dalam menjalankan aktivitas pekerjaan.

“Beliau biasanya mengemudi sendiri. Tidak ada fasilitas sopir pribadi ataupun sopir yang selalu mendampingi beliau untuk urusan dinas. Memang sesekali menggunakan jasa sopir untuk keperluan tertentu, tetapi pada umumnya beliau membawa kendaraan sendiri,” jelas Risang.

Sementara itu, penyelidikan atas kasus tersebut masih terus dilakukan oleh penyidik Polresta Sidoarjo. Polisi saat ini fokus mengumpulkan berbagai informasi dan memeriksa sejumlah saksi guna mengungkap secara utuh penyebab kematian korban serta mengidentifikasi pria yang terekam dalam CCTV.

Kasi Humas Polresta Sidoarjo, AKP Tri Novi Handono, menegaskan bahwa proses penyelidikan masih berlangsung dan kepolisian belum mengambil kesimpulan sebelum seluruh fakta berhasil dikumpulkan.

“Kami dari pihak kepolisian khususnya Polresta Sidoarjo masih terus melakukan pendalaman, mengumpulkan data-data dan melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi. Semua informasi yang diperoleh akan dianalisis untuk mengungkap secara terang peristiwa ini,” kata Tri Novi Handono. (rif)

Example 120x600
Info Iklan hubungi 085183255578