SIDOARJO, GELORAJATIM.COM — Gerakan Bersih (GEBER) Sidoarjo terus digaungkan oleh Pjs. Bupati Sidoarjo Dr. Ir. Muhammad Isa Anshori, A. TD., M. T , tak luput kali ini menyasar ke sungai pelayaran diwilayah Desa Tawangsari Kec Taman yg mana aliran airnya menjadi bahan baku air minum yang dikelola PDAM Taman Tirta Sidoarjo.
Sungai Pelayaran yang beberapa waktu lalu sempat mengalami penurunan debit sehingga menghambat proses produksi PDAM Taman Tirta sehingga dikeluhkan masyarakat karena supplay air bersih ke masyarakat Sidoarjo mengalami gangguan selama beberapa waktu.
Dalam kesempatan GEBER kali ini Jumat ( 11/10/2024 ) pagi Pjs Bupati Sidoarjo , Sekda Fenny Apridawati , Camat Taman Arie Prabowo, S.STP , M.PSDM , seluruh Kepala Desa dan Kepala Kelurahan Taman serta para ASN turun langsung membersihkan sampah yang ada dialiran sungai pelayaran yang masuk wilayah Desa Tawangsari utamanya yang ada diperbatasan antara Desa Tawangsari dan Desa krembangan.

Sekitar pukul 06.15 WIB Sekda Fenny Apridawati membuka giat dengan mengumpulkan dan memberi instruksi kesemua peserta yang hadir dalam giat Gerakan Bersih Sidoarjo dengan tagline ” Enjoy Sidoarjo , Jagalah Kebersihan Lingkungan “.
Sampah yang tampak menumpuk itu menjadi perhatian khusus dari Pjs Bupati Sidoarjo serta Sekda Fenny yang tampak ikut turun mengangkat sampah dari sungai dan dimasukkan ke karung plastik yang sudah disiapkan . Fenny juga sempat menegur Camat serta Kepala Desa Tawangsari untuk menertibkan jamban liar yang masih ada dialiran sungai pelayaran.
Disela – sela membersihkan sampah Fenny menitipkan pesan untuk masyarakat ,” Ayo masyarakat sadar kebersihan , ojok budal kerjo nyangking pempers e anak e terus diuncalno nang kali “, ujar Fenny sambil terus memasukkan sampah ke karung plastik , ” Air sungai pelayaran ini bahan baku air bersih yang juga diminum oleh masyarakat Sidoarjo maka sungainya harus bersih untuk kemudian dikelola oleh PDAM “, Lanjut Fenny lagi .
Sementara itu Kepala Desa Tawangsari Taman Adi Sucipto, SH menampik tudingan yang mengatakan bahwa desanya kurang perhatian terhadap kebersihan sungai pelayaran yang menjadi bahan baku air bersih ,” Memang sampah yang menumpuk diperbatasan Desa Tawangsari dan Desa Krembangan itu sengaja saya sekat agar supaya sampah tidak masuk melewati aliran pipa PDAM ,” tutur Pak Cip panggilan akrab beliau , ” selama ini yang ada hanya saling tuding ini sampahnya desa ini sampahnya desa itu sementara desa kami yang berada dialiran paling bawah menjadi tumpuan titik akhir yang akhirnya di paido ngiwo nengen meski kami sudah mengupayakan sungai untuk tetap bersih termasuk saya lakukan penyekatan sejak 2018 yang lalu “, tambah Pak Cip lagi.
” Kami pemerintah desa bekerja sama dengan Jasa Tirta Mojokerto dan DLHK Sidoarjo untuk menjaga kebersihan air sungai yang menjadi bahan baku PDAM Sidoarjo dengan membayar orang untuk menaikkan sampah yang ada ditempat penyekatan dan selanjutnya diangkut oleh armada truk DLHK dalam satu minggu dua truk karena keterbatasan armada “, beber Pak cip , lebih lanjut Pak Cip Mengatakan ,” saya sempat mengusulkan untuk masing – masing desa yang dilewati aliran sungai pelayaran supaya disekat dan masing – masing desa bertanggung jawab atas kebersihan sungai yang melewati wilayahnya tapi usulan itu tidak pernah ditanggapi dan desa kami selalu menjadi kambing hitamnya “, tambah Pak Cip , ” Sampek ganti camat ping 4 yow pancet gak ketemu solusine “, tegas Pak Cip , ” Harapan kami Pemkab juga turun ikut mambantu kami memecahkan problem sampah disungai pelayaran , monggo dinas terkait turun membantu karena desa juga mempunyai batas anggaran yang tidak mungkin mampu memecahkan permasalahan sampah sendiri “, Tutur Pak Cip mengakhiri.
Camat Taman Arie Prabowo, S.STP , M.PSDM ditemui disela membersihkan sampah menjawab pertanyaan awak media GeloraJatim terkait sampah dan enceng gondok yang tampak menumpuk di Desa Tawangsari apakah kedepan akan dilakukan penyekatan di masing – masing desa seperti yang dilakukan Desa Tawangsari ,” Kami masih berkoordinasi dengan kecamatan tetangga yakni Kecamatan Krian yang berbatasan “, Ujar Arie , ” Kami memang mempunyai wacana untuk melakukan penyekatan antar desa agar supaya mengetahui dimana letak sampah yang banyak dan disitu desa wajib membersihkan wilayahnya “, papar Arie .
Lebih lanjut Arie mengatakan ,” Sampah ini tidak mutlak dari sampah atau kotoran sungai tapi juga ada andil kurang sadarnya masyarakat yang ketika melintas sambil membuang sampah ke sungai “, terang Arie lagi , ” terbukti banyak sampah rumah tangga seperti pempers , sisa makanan yang ditaruh kresek dll Ini menjadi PR kita “, beber Arie , ” Harapan kami warga masyarakat lebih peduli lagi untuk tidak membuang sampah rumah tangga disungai terutama warga masyarakat Kecamatan Taman yang ada disekitar sungai pelayaran supaya ikut menjaga dan lebih peduli lagi “, Tutup Arie .
Sementara Pjs Bupati Sidoarjo yang juga hadir mengatakan “, Saya berharap aparat Camat dan Lurah supaya rutin membersihkan sungai “, Tutur Isa Anshori , ” Camat dan lurah supaya menjadi pelopor mengajak masyarakat untuk terus kebersihan sungainya “, tutur Isa Anshori.
” Ini sudah bagus rumah itu tidak membelakangi sungai , eeh…sesekali diliat dibersihkan , memang tidak mudah tetapi buktinya kita bisa angkat material sampah yang ada disungai yang disisi timur terlihat sudah bersih tinggal PR nya yang disisi Barat “, Tutup Pjs Bupati mengakhiri .
Pantauan awak media GeloraJatim selama ini Pemdes Tawangsari sudah maksimal mengupayakan kebersihan sungai pelayaran termasuk dengan cara melakukan penyekatan diperbatasan desa dan melakukan upaya sinergi dengan Jasa Tirta Mojokerto dan DLHK Sidoarjo , harapannya kedepan instansi terkait dan juga PDAM Sidoarjo bisa ikut andil mengamankan aliran air yang menjadi asset bahan baku air bersih PDAM Sidoarjo. (Rief)















