SIDOARJO.GELORAJATIM.COM – Dusun Gebang Desa Gisik Cemandi adalah dusun yang mempunyai Leluhur didalam area paling dekat dengan bandara internasional Juanda, Dalam rangka sedekah bumi tiap tahun mengadakan tasyakuran menggelar wayang kulit semalam suntuk.
Namun di tahun ini sangat beda dengan tahun-tahun sebelumnya yang acara tasyakuran atau ruwah Desa bisa rame dan meriah banyak undangan yang dihadirkan , amun di tahun ini hanya warga Desa aja yg hadir dalam acara tersebut.
Hadir dalam acara ruwah Desa Dusun Gebang Desa Gisik Cemandi : Kepala Desa bersama dengan perangkat,BPD, LPMD, Tokoh masyarakat,RT, RW dan seluruh warga Dusun Gebang serta warga sekitar.
Acara pagelaran wayang kulit Ruwatan Desa dilaksakan pada hari sabtu ( 17/02/2024 ) pukul 19.00 Wib sampai selesai di makam pepunden atau Leluhur Dusun Gebang yang sering dijadikan tempat untuk ziarah para warganya sertamasyarakat umum.
Warga Dusun Gebang serta masyarakat pecinta budaya hadir menyaksikan pentas wayang kulit yang diperkirakan kurang lebih 500 orang yang tahun sebelumnya mencapai ribuan.
Pentas seni wayang kulit diadakan tiap tahunnya dengan turun temurun untuk mengenang jasa para leluhur Desa yang telah berjuang untuk adanya Desa tersebut dengan tujuan bersyukur atas Rahmat Tuhan yang maha kuasa. Wujud syukur atas semua karunia yang diberikan.
Dalam acara ruwah Desa tahun ini mengambil tema menuju masyarakat berakhlak dan berbudi pekerti luhur dalam bermasyarakat dan kegotong royongan ,dengan harapan kedepan masyarakat Dusun Gebang bisa selalu bergotong royong demi tercapainya Desa yang maju aman gemah Ripah loh jinawi.
Jalannya acara berjalan dengan lancar dan sukses atas kekompakan semua warga yang selalu bisa gotong royong.
Adi
















