Hari jadi
Berita

Diduga Depresi, Wanita Asal Driyorejo Gresik Nekat Mengakhiri Hidup Loncat ke Sungai Mas

121
×

Diduga Depresi, Wanita Asal Driyorejo Gresik Nekat Mengakhiri Hidup Loncat ke Sungai Mas

Sebarkan artikel ini
Img 20250415 Wa0014 1
Petugas Sat Polairud Polres Gresik sedang melakukan pencarian korban warga Driyorejo yang diduga bunuh diri
Info Iklan hubungi 085183255578

GRESIK, GELORAJATIM.COM – Seorang wanita diduga putus asa dan depresi karena sakit yang tak kunjung sembuh nekat mengakhiri hidup dengan meloncat ke sungai mas dari perahu tambang di Desa Bambe, Driyorejo, Selasa (15/04/2025) Siang.

Informasi yang dihimpun awak media GeloraJatim dilokasi kejadian, korban atas nama Estu Winarni 54 tahun, warga Desa Bambe RT 20 RW 01 Kecamatan Driyorejo Gresik. Ia nekat meloncat dari tambangan dikarenakan sakit jantung yang diderita tidak kunjung sembuh.

Breaking News

Disamping dirinya yang sakit, sang suami juga mengalami sakit diabetes, hal ini yang diduga menjadikan korban depresi dan nekat mengakhiri hidup dengan cara menceburkan diri ke kali mas.

Roni 24 tahun, saksi mata yang sempat menceburkan diri untuk menolong korban menceritakan kepada awak media bahwa awal mula korban naik tambangan dari sisi Utara atau sisi Desa Bambe Driyorejo dan turun disisi Selatan yang masuk Desa Krembangan Kecamatan Taman Sidoarjo, setelah turun korban berjalan kearah Selatan.

“Korban naik dari utara, setelah turun korban berjalan kearah Selatan kayak orang linglung dan diam, dijalan itu kata orang – orang tolah toleh,“ Ujar Roni.

Img 20250415 Wa0015 1
Petugas gabungan yang melakukan pencarian

Masih lanjut Roni, setelah itu korban lalu berjalan kearah Timur, lalu sekitar satu jam kemudian sekitar pukul 13.00 WIB , korban kembali naik perahu tambang kearah Driyorejo,” paparnya.

Setelah beberapa saat perahu tambang berjalan kearah Utara, ketika perahu hampir sampai secara tidak terduga korban meloncat melewati besi pengaman masuk sungai dari ujung perahu. Roni yang ketika itu sebagai operator perahu tambang milik H. Husin ini pun sontak terjun ke sungai untuk melakukan pertolongan, akan tetapi usaha yang dilakukan Roni tidak membuahkan hasil, korban hilang terbawa arus sungai yang terpantau lumayan deras.

“Ketika hampir sampai di ponton sisi Utara korban lompat, saya spontan lompat untuk melakukan pertolongan, akan tetapi korban sudah hilang terseret arus sungai,” jelas Roni.

Sementara itu Yudi salah satu perangkat Desa Krembangan Kecamatan Taman mengatakan sempat melihat korban jalan melintas depan Kantor Desa Krembangan sebelum kejadian.

Dilokasi kejadian sudah hadir untuk melakukan pencarian dari BPBD Gresik , Satuan Polisi Air dan Udara (Sat Polairud) polres Gresik , Plt. Kalaksa BPBD Sidoarjo Sabinno Mariano, BPBD Kab. Sidoarjo, Camat Taman, Polsek Taman, Koramil Taman , Kasie Trantib Kec. Taman, Pemdes Krembangan, Koramil Driyorejo, Polsek Driyorejo, Pemdes Bambe serta gabungan relawan baik dari Gresik maupun Sidoarjo, tim gabungan ini melakukan penyisiran dan melakukan manuver untuk melakukan pencarian korban. Pencarian untuk sementara dihentikan sekitar Pukul 17.00 WIB , Sambil menunggu dari Basarnas datang .

Sementara dari keluarga korban tampak dilokasi kejadian , suami dan anak laki – laki korban. Untuk sementara kedua keluarga belum bisa dimintai keterangan karena masih shock. (Rief/had/red)

Example 120x600
Info Iklan hubungi 085183255578
error: