Hari jadi
Pemerintah

Bus Pariwisata Diduga Rem Blong, Tabrak Pembatas di Gerbang Tol Waru Utama, 16 Penumpang Luka Ringan

481
×

Bus Pariwisata Diduga Rem Blong, Tabrak Pembatas di Gerbang Tol Waru Utama, 16 Penumpang Luka Ringan

Sebarkan artikel ini
Img 20260212 Wa0057 1
Akibat gangguan pengereman sebuah bus pariwisata menabrak pembatas jalan di Gerbang Tol Waru Utama ruas tol Surabaya–Gempol.
Info Iklan hubungi 085183255578

Sidoarjo, GELORAJATIM.COM – Kecelakaan tunggal melibatkan sebuah bus pariwisata terjadi di Gerbang Tol Waru Utama ruas tol Surabaya–Gempol, Rabu (11/02/2026) sekitar pukul 23.10 WIB. Bus bernopol K 7622 OC itu menabrak pembatas jalan atau water barrier setelah diduga mengalami gangguan pengereman saat memasuki area gerbang tol.

Peristiwa tersebut sempat membuat arus kendaraan di sekitar gerbang tol tersendat karena posisi bus melintang dan mengalami kerusakan di bagian depan. Petugas kepolisian bersama pengelola tol segera melakukan pengamanan lokasi serta mengevakuasi penumpang untuk menghindari risiko lanjutan.

Breaking News

Kanit PJR II Ditlantas Polda Jatim AKP Mulyani membenarkan adanya kejadian kecelakaan tersebut. “Benar kejadian malam tadi dan penanganan dilakukan Polrestabes Surabaya,” kata AKP Mulyani saat dikonfirmasi, Kamis (12/02/2026). Ia menambahkan bahwa petugas masih melakukan pendalaman terkait penyebab pasti insiden tersebut, termasuk dugaan gangguan pada sistem pengereman.

Bus pariwisata Bali Kayana itu dikemudikan Satriya Wahyu Purnama (25), warga Grobogan, Jawa Tengah. Kendaraan mengangkut 45 penumpang pekerja perjalanan dari Purwodadi dengan tujuan Bali. Rombongan diketahui berangkat sekitar pukul 13.00 WIB dan hanya sempat berhenti satu kali untuk istirahat di wilayah Babat sebelum melanjutkan perjalanan menuju Jawa Timur bagian timur.

Akibat benturan keras dengan pembatas jalan, sedikitnya 16 penumpang mengalami luka ringan. Para korban langsung mendapatkan penanganan awal dari petugas di lokasi kejadian sebelum sebagian di antaranya dirujuk ke rumah sakit terdekat untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Sementara itu, Humas RS Delta Surya Fariz menyampaikan bahwa hingga Kamis siang terdapat 14 korban yang masih menjalani perawatan. “Kami masih melakukan perawatan 14 korban, beberapa sudah membaik,” ujar Fariz. Pihak rumah sakit memastikan seluruh korban dalam kondisi stabil dan terus dipantau hingga dinyatakan pulih. (rif)

Example 120x600
Info Iklan hubungi 085183255578