Sidoarjo, GELORAJATIM.COM – Suasana berbeda tampak di area pembinaan Lapas Kelas I Surabaya, Kamis (21/05/2026). Ribuan bibit ikan lele mulai ditebar ke dalam kolam budidaya sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian bagi warga binaan agar memiliki keterampilan produktif saat kembali ke masyarakat nanti.
Program tersebut mendapat dukungan dari Dinas Perikanan Kabupaten Sidoarjo yang menyalurkan sebanyak 9.500 bibit lele lengkap dengan berbagai sarana penunjang budidaya perikanan di lingkungan lapas yang dikenal masyarakat sebagai Lapas Porong Sidoarjo.
Selain bibit lele, bantuan yang diberikan meliputi 30 karung pakan ikan, tiga kolam fiber berukuran 2×2 meter, satu rangkaian mesin pompa berikut instalasi air, hingga vitamin ikan guna mendukung keberlangsungan budidaya lele secara optimal.
Tak sekadar menyerahkan bantuan, jajaran Dinas Perikanan Kabupaten Sidoarjo juga melakukan observasi terhadap kesiapan lahan budidaya, sistem pengelolaan air, serta sarana pendukung lain yang nantinya digunakan warga binaan dalam menjalankan program tersebut.
Sebanyak 15 warga binaan turut mengikuti pelatihan budidaya lele. Mereka dibekali keterampilan teknis mulai dari proses pembibitan, perawatan ikan, pengelolaan kolam, hingga teknik panen yang baik dan benar.
Kepala Lapas Kelas I Surabaya, Sohibur Rachman mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melalui Dinas Perikanan yang dinilai memberikan manfaat besar bagi program pembinaan warga binaan.
“Kami menyampaikan terima kasih atas dukungan dan sinergi yang diberikan. Bantuan serta pelatihan ini menjadi langkah positif dalam memperkuat program pembinaan kemandirian bagi warga binaan, sehingga mereka memiliki keterampilan produktif yang dapat menjadi bekal setelah kembali ke masyarakat,” ujar Sohibur Rachman.
Ia menegaskan, pihaknya terus berkomitmen menghadirkan program pembinaan yang produktif, edukatif, dan berkelanjutan di dalam lapas.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan pembinaan yang benar-benar bermanfaat. Sinergi dengan berbagai instansi pemerintah diharapkan mampu memperluas peluang pembinaan keterampilan bagi warga binaan, sekaligus mendukung terciptanya warga binaan yang mandiri, produktif, dan siap kembali berkontribusi positif di tengah masyarakat,” tambahnya.
Kegiatan penyaluran bantuan dan pelatihan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Sidoarjo Muhammad Yunan Khoiron beserta jajaran.
Melalui program budidaya lele itu, pihak lapas berharap warga binaan tidak hanya memperoleh aktivitas positif selama menjalani masa pidana, tetapi juga memiliki bekal keterampilan kerja yang dapat dimanfaatkan untuk membuka usaha maupun mencari penghasilan setelah bebas nanti. (rif)
















