SIDOARJO, GELORAJATIM.COM – Forum Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Kecamatan Sedati menggelar Pasar Rakyat dan Pasar UMKM di Gerai KDKMP Sedati Agung, Minggu (13/9/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB tersebut menghadirkan berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang relatif terjangkau bagi masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ruang bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memperkenalkan sekaligus memasarkan produk mereka kepada masyarakat.
Mengusung semangat “Harga Hemat, UMKM Bangkit”, pasar rakyat tersebut menyediakan sejumlah kebutuhan pokok, di antaranya beras, gula dan minyak goreng.
Menurut Ketua Forum KDKMP Kecamatan Sedati, Witoyo, sejumlah kebutuhan pokok yang disediakan dalam kegiatan tersebut ditawarkan dengan harga yang relatif terjangkau. Beras Sintanola dijual Rp80.000, Beras Lahap Rp76.500, dan Beras SPHP Rp58.000. Sementara gula ditawarkan Rp16.800.
Untuk minyak goreng, Minyak Goreng Kita dibanderol Rp15.700, Sunco 1 liter Rp22.500, Sunco 2 liter Rp43.000, serta Minyak Goreng Lentera Mas Rp14.500.
Witoyo mengatakan kegiatan tersebut digelar sebagai bentuk upaya KDKMP agar keberadaannya dapat memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat.
“Tujuan utama kami menggelar bazar murah ini adalah untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Kami ingin KDKMP hadir dan memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat, bukan hanya sekadar organisasi atau kegiatan seremonial,” ujarnya.
Menurut Witoyo, harga kebutuhan pokok dalam kegiatan tersebut diupayakan semurah mungkin dan lebih terjangkau dibandingkan harga yang biasa ditemukan masyarakat di pasaran.
Selain membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok, lanjutnya, Pasar UMKM juga menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. Para pelaku UMKM diberikan ruang untuk memperkenalkan dan memasarkan produk mereka.
“Kami juga ingin memberikan ruang kepada pelaku UMKM di Kecamatan Sedati agar bisa ikut berkembang. Keberadaan KDKMP diharapkan dapat menjadi wadah untuk memperkenalkan dan memasarkan produk-produk UMKM lokal kepada masyarakat,” jelasnya.
Terkait jumlah stok, Witoyo menyampaikan bahwa ketersediaan barang disesuaikan dengan kondisi dan kemampuan KDKMP. Pihaknya berharap stok yang disiapkan dapat terserap masyarakat dengan baik dan kegiatan berlangsung tertib.
Ia menambahkan, sasaran kegiatan adalah masyarakat Kecamatan Sedati secara umum, khususnya warga yang membutuhkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih ringan. Di sisi lain, pelaku UMKM juga diharapkan memperoleh manfaat melalui kesempatan memperluas pemasaran produknya.
Untuk penyediaan barang, KDKMP memanfaatkan jaringan dan kerja sama dengan pihak penyedia kebutuhan pokok. Forum KDKMP juga membuka peluang kerja sama dengan pelaku UMKM lokal dalam penyediaan maupun pemasaran produk.
“Ke depan, kami berharap bazar murah seperti ini bisa menjadi kegiatan yang berkelanjutan. Tentunya akan kami evaluasi terlebih dahulu, terutama dari sisi manfaat dan kemampuan KDKMP,” katanya.
Sementara itu, Camat Sedati Dedy Kurniawan Wibowo, S.STP., menilai keberadaan KDKMP memiliki peran penting dalam membantu masyarakat, terutama melalui kegiatan yang menyediakan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Menurut Dedy, kegiatan tersebut sejalan dengan upaya pemerintah dalam menjaga keterjangkauan harga kebutuhan pokok sekaligus membantu meringankan beban masyarakat.
“Bazar murah ini tentunya sangat positif karena masyarakat bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Kami dari Kecamatan Sedati mendukung kegiatan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat,” ujarnya.
Dedy mengatakan pihak kecamatan terus melakukan koordinasi dan pemantauan agar kegiatan KDKMP dapat berjalan tertib, transparan dan tepat sasaran. Ia juga mendorong agar KDKMP dalam menjalankan berbagai kegiatannya tetap mengutamakan kepentingan masyarakat.
Menurutnya, kegiatan serupa juga dapat dikembangkan di desa-desa lainnya sesuai kebutuhan dan kesiapan masing-masing KDKMP.
“Kami berharap kegiatan seperti ini tidak berhenti di satu kegiatan saja. Kalau memang memberikan manfaat dan mendapat respons positif dari masyarakat, tentu bisa terus dikembangkan,” jelasnya.
Dedy juga menekankan pentingnya evaluasi untuk mengetahui dampak kegiatan terhadap masyarakat. Masukan dari warga, menurutnya, dapat menjadi bahan perbaikan bagi pelaksanaan program KDKMP berikutnya.
“KDKMP jangan hanya aktif ketika ada bazar murah, tetapi harus mampu menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat desa,” tegasnya.
Ia berharap KDKMP ke depan tidak hanya berperan dalam penyediaan kebutuhan pokok, tetapi juga membantu pemasaran produk UMKM, membuka peluang usaha, meningkatkan perputaran ekonomi lokal dan mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Harapan kami KDKMP bisa tumbuh menjadi kekuatan ekonomi di desa dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkas Dedy.
Kepala Desa Sedati Agung, Suhariyono, menyambut positif pelaksanaan Pasar Rakyat dan Pasar UMKM yang digelar di Gerai KDKMP Sedati Agung. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa keberadaan KDKMP dapat diarahkan untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan pelaku UMKM.
“Pasar rakyat ini sangat positif karena masyarakat bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau. Di sisi lain, pelaku UMKM juga mendapat ruang untuk memperkenalkan dan memasarkan produknya,” ujar Suhariyono.
Ia berharap kegiatan tersebut tidak hanya berlangsung sesaat, tetapi dapat menjadi agenda yang berkelanjutan dengan melibatkan lebih banyak pelaku UMKM dan produk lokal.
“Harapan kami kegiatan seperti ini bisa terus dikembangkan. KDKMP jangan hanya menjadi tempat transaksi, tetapi juga bisa menjadi pusat kegiatan ekonomi masyarakat dan membantu UMKM agar semakin berkembang,” jelasnya.
Suhariyono menambahkan, Pemerintah Desa Sedati Agung siap mendukung kegiatan positif yang dapat memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. Menurutnya, sinergi antara KDKMP, pemerintah desa, kecamatan, pelaku UMKM dan masyarakat menjadi kunci agar program tersebut dapat berjalan secara berkelanjutan.
“Kami tentu mendukung kegiatan yang manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat. Mudah-mudahan ke depan semakin banyak UMKM yang ikut, semakin banyak produk lokal yang dipasarkan, dan perputaran ekonomi masyarakat juga semakin meningkat,” pungkasnya.
Senada dengan itu, Witoyo menegaskan bahwa ukuran keberhasilan kegiatan bukan sekadar terlaksananya bazar, melainkan sejauh mana masyarakat dan pelaku UMKM memperoleh manfaat nyata.
“Kami tidak ingin kegiatan ini hanya menjadi seremonial. Ukuran keberhasilannya adalah ketika masyarakat benar-benar mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dan pelaku UMKM juga mendapatkan kesempatan untuk memperluas pasar,” tegasnya.
Ia berharap dukungan pemerintah kecamatan, pemerintah desa dan masyarakat terus diberikan agar KDKMP dapat berkembang sebagai wadah ekonomi kerakyatan di Kecamatan Sedati.
“Prinsip kami, KDKMP harus tumbuh bersama masyarakat, UMKM harus naik kelas, dan manfaat keberadaan KDKMP harus kembali kepada masyarakat,” pungkas Witoyo.( RED)
















