HUTRI
ArtikelBerita

UPN “Veteran” Jatim Hadirkan Inovasi Tambulapot Melon untuk Kembangkan Agrowisata Berbasis Masyarakat

2
×

UPN “Veteran” Jatim Hadirkan Inovasi Tambulapot Melon untuk Kembangkan Agrowisata Berbasis Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Img 20260910 Wa0057
Info Iklan hubungi 085183255578

 

GRESIK, GELORAJATIM.COM – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) UPN Veteran Jawa Timur mengadakan Pelatihan Penyusunan Paket Agro Eduwisata Tambulampot Melon dan Pemandu Wisata pada 28 Juli 2026 lalu. Kegiatan ini didanai oleh LPPM UPN Veteran Jawa Timur melalui skema “UPN Mengabdi”.

Breaking News

Pelatihan ini menyasar kelompok tani dan ibu-ibu PKK di Desa Pelemwatu, Gresik. Tujuannya untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam mengembangkan potensi pertanian, sekaligus membuka peluang peningkatan perekonomian masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, kelompok tani dan ibu-ibu PKK diharapkan mampu mengoptimalkan pemanfaatan lahan pertanian dan meningkatkan produktivitas. Lebih dari itu, potensi pertanian diharapkan bisa dikembangkan menjadi bagian dari paket wisata edukasi.

Pelatihan budidaya tabulampot melon, penyusunan paket wisata, dan pemandu wisata tidak hanya berdampak pada ketahanan dan produktivitas pertanian. Kegiatan ini juga membuka peluang usaha baru yang berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan dan perekonomian masyarakat setempat.Img 20260910 Wa0056

Ibu Siti Maudu’ah, salah satu peserta pelatihan, menyambut positif kegiatan ini. Ia berharap keterampilan yang diperoleh dapat diterapkan dan dikembangkan secara berkelanjutan untuk mendukung peningkatan perekonomian desa.

Ketua Tim PKM UPN Mengabdi, Joko Mijiarto, S.Hut., M.Si., menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan langkah strategis untuk menjadikan pertanian sebagai daya tarik wisata.

Menurutnya, pengembangan agroeduwisata berbasis tambulampot melon diharapkan mampu memberikan pengalaman wisata edukatif bagi pengunjung. Sekaligus meningkatkan daya tarik Desa Pelemwatu sebagai destinasi wisata.

“Melalui pengembangan paket wisata yang memadukan aktivitas pertanian dan edukasi, potensi yang dimiliki kelompok tani dapat dikemas menjadi produk wisata yang bernilai ekonomi,” ujarnya.

Untuk diketahui, kegiatan ini diikuti oleh 15 peserta yang terdiri dari kelompok tani, dimana sebagian besar adalah perempuan. Para peserta dibagi menjadi empat kelompok. Setiap kelompok didampingi mahasiswa dalam menyusun paket wisata.

Wahyuni, M.Par selaku pemateri menyampaikan bahwa pelatihan tidak hanya berupa penyampaian materi. Peserta juga melakukan praktik langsung menyusun paket wisata berdasarkan potensi yang ada di Desa Pelemwatu.

Kegiatan ini juga berkontribusi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals/SDGs. Khususnya pada SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, melalui penguatan kompetensi peserta untuk mendukung pertumbuhan ekonomi lokal melalui pengembangan pariwisata berkelanjutan.

 

Penulis artikel: Wahyuni, M.Par

Example 120x600
Info Iklan hubungi 085183255578