Sidoarjo, GELORAJATIM.COM – Suasana malam di sekitar Sungai Mojo, Dusun Mojosantren, Kelurahan Kemasan, Kecamatan Krian, Sidoarjo, mendadak berubah mencekam setelah seorang pria ditemukan meninggal dunia di dalam sungai, Senin (07/09/2026) malam.
Pria berinisial K (25), warga Kecamatan Ngusikan, Kabupaten Jombang, sebelumnya sempat terlihat berada di atas dam Sungai Mojosantren. Ia bahkan terdengar berteriak-teriak sebelum akhirnya terjun ke sungai.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 20.30 WIB. Kapolsek Krian AKP Galih Putra Samodra mengatakan, kejadian pertama kali diketahui oleh dua warga yang berada di sekitar lokasi.
“Awalnya saksi melihat korban berdiri di atas dam sungai sambil berteriak-teriak. Tidak lama kemudian korban melompat ke sungai,” kata Galih kepada awak media GELORAJATIM.COM, Selasa (08/09/2026).
Menurut Galih, kedua saksi sempat mengira korban hanya hendak mandi di sungai. Namun, setelah beberapa saat korban tidak kunjung terlihat muncul ke permukaan, keduanya kemudian berusaha mencari keberadaan korban.
“Karena korban tidak muncul ke permukaan, saksi kemudian mencari korban di sekitar sungai. Tidak lama kemudian korban ditemukan dan langsung diangkat ke permukaan,” jelasnya.
Saat berhasil ditemukan, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia. Petugas kemudian melakukan pemeriksaan terhadap jenazah untuk memastikan penyebab kematian serta mengetahui apakah terdapat tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Dari hasil pemeriksaan visum, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Jenazah selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa pulang dan dimakamkan.
“Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Selanjutnya korban dibawa oleh pihak keluarga untuk dimakamkan,” ujar Galih.
Galih menambahkan, berdasarkan informasi yang dihimpunpetugas, korban diduga mengalami gangguan jiwa. Polisi memastikan penanganan kejadian tersebut dilakukan sesuai prosedur hingga jenazah diserahkan kepada pihak keluarga.
“Keluarga sudah membawa korban pulang untuk selanjutnya dimakamkan,” pungkasnya. (rif)
















