Sidoarjo, GELORAJATIM.COM – Aksi pencurian sepeda motor kembali terjadi di wilayah Kecamatan Taman, Sidoarjo. Seorang pria asal Kabupaten Jombang harus kehilangan sepeda motor Honda Scoopy miliknya setelah diduga dibawa kabur pelaku saat diparkir di sebuah toko bangunan di Desa Sambibulu, Senin (27/07/2026) siang.
Korban diketahui bernama Zulfikar Bayu Wicaksono (32), warga Dusun Kalongan, Desa Menturus, Kecamatan Kudu, Kabupaten Jombang. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 13.34 WIB di area parkir Toko Bangunan Centro yang berada di Jalan Sambibulu, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo.
Berdasarkan laporan yang diterima polisi, saat itu korban tengah membeli material bangunan. Sepeda motor Honda Scoopy tahun 2018 bernopol S 4282 OW warna merah hitam diparkir dalam kondisi stang terkunci. Namun, kunci kontak masih diletakkan di dashboard sepeda motor.
Usai berbelanja, korban kembali ke lokasi parkir dan mendapati sepeda motornya sedang dibawa oleh seseorang yang tidak dikenal. Korban sempat berusaha mengejar pelaku, namun pelaku berhasil melarikan diri bersama kendaraan tersebut.
Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian sekitar Rp 21 juta. Korban kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Taman pada hari yang sama sekitar pukul 14.43 WIB. Kasus tersebut kini ditangani Unit Reskrim Polsek Taman.
Kapolsek Taman Kompol Bagus Kurniawan, SH., M.H., membenarkan adanya laporan dugaan tindak pidana pencurian sepeda motor tersebut. Saat ini, pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku.
“Benar, kami telah menerima laporan dari korban terkait dugaan pencurian sepeda motor di wilayah Sambibulu. Saat ini Unit Reskrim Polsek Taman sedang melakukan penyelidikan, mengumpulkan keterangan saksi serta menelusuri rekaman CCTV yang ada di lokasi kejadian untuk mengidentifikasi pelaku. Kami juga mengimbau masyarakat agar selalu waspada dan tidak meninggalkan kunci kendaraan di dashboard maupun di motor, meski hanya ditinggal sebentar,” ujar Kompol Bagus Kurniawan saat dikonfirmasi awak media GELORAJATIM.COM, Selasa (28/07/2026).
“Kami mengimbau masyarakat agar lebih meningkatkan kewaspadaan saat memarkir kendaraan. Pastikan kunci kontak dibawa dan gunakan kunci ganda sebagai pengaman tambahan. Kelalaian sekecil apa pun dapat dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan. Kami juga mengajak pemilik toko maupun pelaku usaha untuk memastikan CCTV berfungsi dengan baik sehingga dapat membantu proses penyelidikan apabila terjadi tindak pidana,” tegas Kompol Bagus.
Ia menambahkan, pihaknya akan mengintensifkan patroli di titik-titik yang dinilai rawan tindak kriminalitas, sekaligus terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku.
“Kami berharap masyarakat yang mengetahui informasi terkait pelaku maupun keberadaan kendaraan tersebut segera melapor ke Polsek Taman atau melalui layanan kepolisian terdekat. Setiap informasi dari masyarakat akan sangat membantu dalam proses pengungkapan kasus ini,” pungkasnya. (rif)
















