Hari jadi
Hukum

Pembinaan Rohani di Lapas Porong Bangun Kesadaran Warga Binaan untuk Tidak Mengulangi Kesalahan

15
×

Pembinaan Rohani di Lapas Porong Bangun Kesadaran Warga Binaan untuk Tidak Mengulangi Kesalahan

Sebarkan artikel ini
Img 20260716 Wa0095 Scaled
Warga binaan Lapas Kelas I Surabaya mengikuti kajian keagamaan rutin di Masjid Lapas. Program pembinaan rohani ini menjadi sarana introspeksi dan penguatan mental spiritual sebagai bekal kembali ke masyarakat setelah menjalani masa pidana.
Info Iklan hubungi 085183255578

Sidoarjo, GELORAJATIM.COM – Masjid Lapas Kelas I Surabaya di Porong, Sidoarjo, kembali menjadi tempat berkumpulnya ratusan warga binaan dalam kegiatan kajian keagamaan rutin, Kamis (16/07/2026). Pembinaan rohani yang telah berlangsung selama bertahun-tahun itu menjadi bagian penting dari upaya membentuk karakter serta menanamkan nilai-nilai keagamaan kepada para narapidana selama menjalani masa pidana.

Program pembinaan tersebut tidak hanya berisi pengajian, tetapi juga khataman Al-Qur’an, tahfiz, hadrah, hingga kajian keislaman yang digelar secara rutin. Kegiatan itu diharapkan mampu menjadi sarana introspeksi sekaligus bekal bagi warga binaan agar siap kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik.

Breaking News

Salah seorang warga binaan berinisial GN (53), yang tengah menjalani hukuman tujuh tahun penjara dalam perkara asusila terhadap anak di bawah umur, mengaku pembinaan keagamaan telah mengubah cara pandangnya terhadap kehidupan. Selama lima tahun menjalani masa pidana, ia rutin mengikuti berbagai kegiatan keagamaan yang diselenggarakan di dalam lapas.

GN mengaku kini benar-benar menyadari kesalahan yang pernah diperbuat dan bertekad tidak akan mengulanginya lagi setelah bebas nanti. Menurutnya, pembinaan agama yang diterimanya telah menyentuh hati dan membuatnya lebih memahami makna ibadah serta pentingnya memperbaiki diri.

“Selama saya di sini, saya sangat sadar. Ternyata benar, kesalahan itu membuat saya benar-benar introspeksi. Mudah-mudahan nanti kalau sudah di luar saya bisa menjadi lebih baik. Tidak akan mengulangi lagi. Pengajian di sini benar-benar masuk ke kalbu,” ujar GN.

Ia juga mengakui perbuatannya telah memberikan dampak buruk bagi keluarganya. Karena itu, ia berharap dapat memperoleh maaf dari keluarga maupun masyarakat setelah menyelesaikan masa hukumannya.

“Saya merasa mendapatkan obat di sini. Alhamdulillah saya benar-benar sadar. Mudah-mudahan saya bisa dimaafkan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan Lapas Kelas I Surabaya, Andik Ariawan, menjelaskan bahwa pembinaan keagamaan merupakan salah satu program utama dalam pembinaan kepribadian warga binaan. Program tersebut melibatkan penyuluh dari Kementerian Agama Kabupaten Sidoarjo serta sejumlah lembaga yang memiliki kepedulian terhadap pembinaan narapidana.

Menurut Andik, selain pembinaan keterampilan, warga binaan juga diberikan pendidikan agama melalui berbagai kegiatan, termasuk madrasah yang disediakan bagi mereka yang ingin memperdalam ilmu agama.

“Pembinaan keagamaan dari Kementerian Agama maupun lembaga-lembaga yang peduli terhadap warga binaan bertujuan membekali mental keagamaan mereka. Selain pembinaan keterampilan, kami juga memberikan pendidikan agama dan bahkan tersedia madrasah bagi warga binaan yang ingin belajar,” jelas Andik Ariawan.

Ia menerangkan, setiap malam Jumat seluruh blok secara bergiliran menggelar yasinan dan tahlil. Sementara setiap hari di Masjid Lapas berlangsung kajian rutin, hadrah, hingga pembinaan tahfiz Al-Qur’an. Khusus setiap Kamis, materi keagamaan diisi oleh penyuluh dari Kementerian Agama Kabupaten Sidoarjo.

Andik menambahkan, pihaknya terus mendorong warga binaan untuk mendekatkan diri kepada Tuhan melalui salat berjamaah dan berbagai kegiatan keagamaan. Menurutnya, pembinaan spiritual terbukti membantu mereka menjalani masa pidana dengan lebih tenang sekaligus menumbuhkan kesadaran untuk memperbaiki diri.

“Alhamdulillah, program keagamaan ini berhasil. Nilai-nilai agama mulai meresap ke dalam hati mereka. Harapannya, setelah bebas nanti mereka benar-benar menjadi pribadi yang lebih baik dan tidak mengulangi kesalahan yang sama,” pungkas Andik Ariawan. (rif)

Example 120x600
Info Iklan hubungi 085183255578