Sidoarjo, GELORAJATIM.COM – Pemeriksaan rutin yang dilakukan petugas kesehatan di Rutan Perempuan Kelas IIA Surabaya atau Rutan Perempuan Porong, Sidoarjo, berujung pada penanganan darurat yang berlangsung cepat.
Seorang warga binaan berinisial D berhasil melahirkan bayi laki-laki secara normal dan selamat di Klinik Pratama rutan pada Sabtu (04/07/2026), meski usia kehamilannya diperkirakan baru akan memasuki masa persalinan pada Agustus mendatang.
Peristiwa bermula ketika D mulai merasakan kontraksi sejak Jumat tengah malam. Menyadari adanya tanda-tanda persalinan, tenaga kesehatan bersama petugas pengamanan langsung melakukan pemantauan intensif terhadap kondisi ibu dan janin di Klinik Pratama Rutan Perempuan Surabaya.
Menjelang waktu subuh, hasil pemeriksaan menunjukkan proses persalinan telah memasuki tahap pembukaan. Petugas kemudian memutuskan untuk merujuk D ke Puskesmas Porong agar mendapatkan fasilitas medis yang lebih lengkap. Ambulans disiapkan, administrasi rujukan dilengkapi, serta koordinasi dilakukan agar proses pemindahan dapat berlangsung secepat mungkin.
Namun, proses persalinan berkembang jauh lebih cepat dari perkiraan. Sebelum sempat diberangkatkan ke Puskesmas Porong, D melahirkan bayi laki-laki secara normal di Klinik Pratama Rutan Perempuan Surabaya. Berkat kesiapan tenaga kesehatan yang telah bersiaga sejak awal, proses persalinan berlangsung lancar dan ibu maupun bayi dalam kondisi sehat.
Bidan Rutan Perempuan Kelas IIA Surabaya, Anggraeni, mengatakan seluruh petugas telah bersiap sejak kontraksi pertama dirasakan karena usia kehamilan belum memasuki hari perkiraan lahir. “Kami melakukan pemantauan secara intensif sejak awal. Ketika diketahui sudah terjadi pembukaan, kami langsung memutuskan untuk melakukan rujukan. Namun proses persalinan berkembang sangat cepat sehingga bayi lahir sebelum keberangkatan. Syukurlah semua petugas telah siap memberikan pertolongan,” ujar Anggraeni, Selasa (07/07/2026).
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Rutan Perempuan Kelas IIA Surabaya, Widyawati, mengapresiasi kesigapan regu pengamanan dan tenaga kesehatan dalam menangani situasi darurat tersebut. Menurutnya, keselamatan serta pelayanan kesehatan bagi warga binaan merupakan prioritas utama yang harus selalu dijaga.
“Kami selalu menekankan pentingnya kesiapsiagaan dalam setiap pelayanan, terutama yang berkaitan dengan keselamatan jiwa. Saya juga mengapresiasi kerja sama regu pengamanan dan tenaga kesehatan yang sigap memberikan penanganan terbaik. Berkat koordinasi yang baik, ibu dan bayi dapat melalui proses persalinan dengan aman dan selamat,” kata Widyawati.
Usai mendapatkan penanganan awal, ibu dan bayi kemudian dibawa menggunakan ambulans ke Puskesmas Porong untuk menjalani pemeriksaan lanjutan dan observasi medis. D juga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh petugas yang telah mendampinginya selama proses persalinan.
Peristiwa ini menjadi bukti komitmen Rutan Perempuan Kelas IIA Surabaya di Porong dalam memberikan pelayanan kesehatan yang cepat, profesional, dan humanis kepada seluruh warga binaan, termasuk saat menghadapi kondisi darurat. (rif)
















