Hari jadi
Budaya

Ruwat Desa Sidodadi Taman Meriah, Wayang Kulit Lakon Wahyu Kamulyan Jadi Puncak Acara

5
×

Ruwat Desa Sidodadi Taman Meriah, Wayang Kulit Lakon Wahyu Kamulyan Jadi Puncak Acara

Sebarkan artikel ini
20260620 230033 1 Scaled
Kepala Desa Sidodadi Kecamatan Taman Hj. Muda'ah didampingi Ketua Panitia Ruwat Desa Seger Suwarno (Kanan) menyerahkan Gunungan kepada dalang Ki Surono sebagai tanda dimulainya Pagelaran Wayang Kulit.
Info Iklan hubungi 085183255578

Sidoarjo, GELORAJATIM.COM – Suasana kebersamaan dan semangat melestarikan budaya tradisional tampak begitu kental di Desa Sidodadi, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo. Ratusan warga memadati Balai Desa Sidodadi untuk mengikuti puncak rangkaian kegiatan Ruwat Desa yang digelar selama dua hari sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT sekaligus doa untuk keselamatan dan kemakmuran desa.

Tradisi tahunan yang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat tersebut bertujuan mendoakan para leluhur, mempererat persaudaraan antarwarga, memperkuat kerukunan dan gotong royong, serta menjaga budaya dan kearifan lokal agar tetap lestari di tengah perkembangan zaman.

Breaking News

Rangkaian kegiatan Ruwat Desa Sidodadi dimulai pada Jumat (19/06/2026) dengan pengajian umum yang disampaikan Kyai Aris Yoyok, S.Pd.I., dan diiringi penampilan grup hadroh Kunfayakun Reborn pimpinan Ustadz Viky Imyani. Kegiatan tersebut mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat setempat.

Puncak acara digelar, Sabtu (20/06/2026) malam dengan pertunjukan wayang kulit semalam suntuk oleh Dalang Ki Surono dari Tarik, Sidoarjo. Acara tersebut turut dihadiri Kapolsek Taman Kompol Bagus Kurniawan, SH., M.H., Kepala Desa Sidodadi Hj. Muda’ah, Kepala Desa Bringinbendo H. Sholeh Dwi Cahyono, Kepala Desa Bohar H. Mistur, Babinsa, Bhabinkamtibmas, perangkat desa, lembaga desa, serta berbagai elemen masyarakat lainnya.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Sidodadi Hj. Muda’ah menyampaikan apresiasi kepada seluruh warga, panitia, sponsor, dan donatur yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, keberhasilan acara merupakan hasil kerja sama seluruh elemen masyarakat.

“Dengan adanya acara ruwatan desa, mudah-mudahan Desa Sidodadi bertambah jaya, bertambah makmur, bertambah sukses, dan warganya sejahtera, Aamin Yaa Robbal’alamin,” ujar Hj. Muda’ah. Ia juga berharap tradisi ruwat desa tetap menjadi agenda rutin tahunan sebagai sarana mendoakan para leluhur sekaligus menjaga warisan budaya agar tidak hilang ditelan zaman.

Sementara itu, Ketua Panitia Ruwat Desa Sidodadi, Seger Suwarno, mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Desa Sidodadi, seluruh warga, para donatur, dan sponsor yang telah memberikan dukungan moril maupun materiil sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan lancar dan sukses.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu dan mensupport kegiatan ini. Atas nama panitia, kami juga memohon maaf apabila dalam pelaksanaannya masih terdapat kekurangan,” kata Seger Suwarno.

Pada puncak pertunjukan, Dalang Ki Surono membawakan lakon “Wahyu Kamulyan” yang mengisahkan perjuangan Puntadewa dalam memperoleh wahyu kemuliaan. Lakon tersebut sarat pesan moral bahwa kemuliaan sejati tidak diukur dari kekuasaan maupun kekayaan, melainkan dari kejujuran, kesabaran, ketulusan, serta pengabdian kepada masyarakat. Pesan tersebut sejalan dengan semangat Ruwat Desa yang mengedepankan nilai kebersamaan, kearifan lokal, dan doa demi kesejahteraan seluruh warga Desa Sidodadi. (rif)

Example 120x600
Info Iklan hubungi 085183255578