Sidoarjo, GELORAJATIM.COM – Sebuah warung nasi sekaligus usaha tambal ban milik Samiah yang berada di Desa Pamotan RT 03 RW 04, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, mengalami kebakaran pada Rabu (17/06/2026) pagi. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 05.00 WIB dan menghanguskan bangunan usaha berukuran kurang lebih 3×5 meter persegi.
Kebakaran pertama kali diketahui oleh pemilik usaha sendiri, Samiah, yang kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada petugas. Laporan diterima Pos Pemadam Kebakaran Porong sekitar pukul 05.05 WIB dan langsung ditindaklanjuti dengan mengerahkan satu unit mobil pemadam ke lokasi kejadian.
Petugas PMK Unit Porong yang tiba di lokasi segera melakukan upaya pemadaman agar api tidak merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi. Berkat respons cepat petugas, kobaran api berhasil dikendalikan dan proses pemadaman dinyatakan selesai sekitar pukul 05.30 WIB.
Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui dan masih dalam proses penyelidikan. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Selain itu, petugas juga tidak mengalami kendala selama proses penanganan kebakaran berlangsung.
Humas BPBD Sidoarjo, Yoli Wisnu, mengatakan pihaknya langsung mengerahkan satu unit mobil pemadam beserta personel setelah menerima laporan dari warga. Menurutnya, respons cepat petugas menjadi faktor penting dalam mencegah api meluas ke bangunan lain di sekitar lokasi.
“Begitu menerima laporan, tim segera bergerak menuju lokasi dan melakukan pemadaman. Api berhasil dikendalikan dalam waktu sekitar 25 menit sejak laporan diterima sehingga tidak sempat merembet ke bangunan lain,” ujar Yoli Wisnu, Jumat (19/06/2026).
Yoli menambahkan, BPBD Sidoarjo mengimbau masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama pada bangunan usaha yang menggunakan peralatan memasak maupun instalasi listrik. “Kami mengingatkan warga agar rutin memeriksa kondisi instalasi listrik dan memastikan peralatan yang berpotensi menimbulkan api dalam kondisi aman. Jika terjadi kebakaran, segera laporkan agar dapat ditangani secepat mungkin,” tambahnya.
Sementara itu, terkait penyebab kebakaran dan besaran kerugian yang ditimbulkan, Yoli menyebut masih dalam tahap pendataan. Pihaknya bersama instansi terkait akan melakukan penelusuran lebih lanjut untuk mengetahui sumber api yang mengakibatkan terbakarnya warung nasi dan usaha tambal ban tersebut. (rif)
















